SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bone sejak dini hari, Sabtu (5/7), menyebabkan luapan air sungai dan memicu banjir di sejumlah titik.
Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Dusun Cempaniga, Desa Libureng, Kecamatan Tonra, di mana air bah menggenangi permukiman warga dan mengancam keselamatan.
Tanpa menunggu perintah, Babinsa Kodim 1407/Bone langsung turun ke lokasi meskipun hujan masih mengguyur deras. Dengan penuh semangat, mereka memantau kondisi, mengevakuasi warga yang terjebak, serta membantu mengamankan barang-barang penting milik masyarakat.
Tak hanya itu, mereka juga memberikan himbauan agar warga tetap waspada dan siap mengungsi jika banjir semakin parah.
Dandim 1407 Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dan berkoordinasi dengan BPBD, relawan, serta pihak desa.
“Prioritas kami adalah keselamatan warga. Pastikan tidak ada korban jiwa, berikan bantuan secepatnya, dan terus pantau perkembangan air,” ungkapnya.
Di lapangan, Danramil Tonra bersama Babinsa terus memantau titik-titik rawan, memperingatkan warga yang masih berada di dekat sungai, serta memastikan bantuan logistik seperti makanan dan obat-obatan tersalurkan.
“Kami tidak akan tinggal diam selama warga masih membutuhkan bantuan,” ujar salah seorang Babinsa sambil membantu mengangkut anak-anak untuk dievakuasi.
Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, Babinsa mengingatkan masyarakat untuk segera mengungsi ke titik aman jika air terus naik, menjauhi aliran sungai yang meluap dan mendengarkan arahan petugas dan relawan. (WRD)






