SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Bone menyalurkan bantuan usaha produktif kepada 21 penyandang disabilitas di Kabupaten Bone.
Bantuan ini diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, sekaligus mendukung program inklusi pemerintah daerah.
Bantuan Usaha Produktif diserahkan oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, didampingi pimpinan Baznas Bone serta Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone, Andi Takdir.
Dalam sambutannya Wakil Ketua I Baznas Bone Bidang Pengumpulan ZIS Rusmin Igho, mengungkapkan bahwa peningkatan penerimaan zakat memungkinkan Baznas memperluas program bantuan.
“Saat ini, kami fokus pada penyandang disabilitas, tetapi ke depan, bantuan akan menjangkau lebih banyak mustahik di berbagai sektor,” jelasnya.
Senada dengan itu, Muhaimin Ali, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, menegaskan bahwa Baznas Bone berkomitmen mendukung program inklusi Pemkab Bone melalui lima program utama: kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan advokasi dakwah.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal,” singkatnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) yang telah mempercayakan Baznas Bone sebagai lembaga penyalur zakat.
“Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikumpulkan dapat memberikan dampak langsung bagi mustahik, khususnya penyandang disabilitas,” ujarnya.
Tak hanya itu, Wabup Bone juga mempraktikkan komitmennya dengan menyalurkan zakat profesi melalui sistem digital QRIS yang disediakan Baznas. Ia pun mengajak masyarakat, terutama ASN dan pengusaha dengan penghasilan di atas Rp7 juta, untuk turut berzakat.
“Zakat bukan hanya kewajiban, tapi juga solusi untuk pemerataan kesejahteraan,” pungkas Andi Akmal Pasluddin.
Sementara itu, salah seorang penyandang disabilitas Sukmawati tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Bersama 20 penyandang disabilitas lainnya, ia menerima paket bantuan usaha produktif dari Baznas Kabupaten Bone, Selasa (3/6).
Bantuan ini menjadi angin segar bagi perempuan yang selama ini mengandalkan usaha kelontongnya sebagai sumber penghidupan.
“Semoga dengan bantuan ini, usaha saya bisa lebih berkembang dan penghasilan keluarga lebih stabil,” ujar Sukmawati dengan mata berbinar. (WRD)






