Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 8 Jan 2026 20:16

BPS Kolaka Nilai Pendampingan PPM PT Vale Tingkatkan Produktivitas Jagung Pakan


Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka, Ade Ida Mane (kanan) dan konsultan pendamping PPM PT Vale Agus Asia (kiri) saat panen jagung pakan di Desa Tondoolio Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka, Kamis (8/1/2026). Perbesar

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka, Ade Ida Mane (kanan) dan konsultan pendamping PPM PT Vale Agus Asia (kiri) saat panen jagung pakan di Desa Tondoolio Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka, Kamis (8/1/2026).

SULTRAKITA.COM, Kolaka – Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia kembali menunjukkan hasil positif melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Padaidi, Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka. Kolaborasi tersebut berhasil melaksanakan panen perdana jagung pakan di lahan seluas 5 hektar dengan produktivitas mencapai 7,58 ton per hektar, Kamis (8/1/2026).

Peningkatan hasil panen tersebut merupakan buah dari pendampingan berkelanjutan yang dilakukan PPM PT Vale kepada petani, mulai dari pengelolaan lahan, pemilihan benih, hingga penerapan pola tanam yang disesuaikan dengan kondisi geografis setempat. Pendampingan intensif ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas jagung pakan di wilayah Tondowolio.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka, Ade Ida Mane, menilai hasil panen jagung pakan binaan PPM PT Vale berada di atas rata-rata produksi jagung pada umumnya. Menurutnya, rata-rata hasil panen jagung pakan di Kolaka berkisar 6 ton per hektar, sementara lahan binaan PT Vale mampu mencapai 7,58 ton per hektar dalam bentuk pipilan kering.

“Untuk panen hari ini, ada petani yang mencapai 8 ton per hektar dan ada juga 7 ton, sehingga rata-ratanya sekitar 7,5 ton per hektar. Dengan harga jagung saat ini sekitar Rp5.500 per kilogram, potensi pendapatan petani bisa mencapai lebih dari Rp41 juta per hektar, sebelum dikurangi biaya produksi,” kata Ade.

Baca juga :   PT Vale Raih Sustainable Business Awards Kategori Sangat Terpuji 2022

Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan dan perawatan tanaman yang baik sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi. “Kalau dilihat dari kondisi umumnya, ini sangat baik. Tanaman dirawat dengan benar, sehingga produktivitasnya meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Ade juga berharap kolaborasi antara PT Vale dan kelompok tani dapat terus berlanjut ke depan. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten akan mendorong peningkatan produksi pertanian masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami yakin jika kolaborasi ini terus berjalan, produksi jagung bisa lebih baik lagi. Sebagai perbandingan, di lahan yang dikelola tanpa pendampingan intensif, hasilnya sering kali tidak sampai 7 ton per hektar, bahkan hanya sekitar 6 ton. Jadi ini capaian yang sangat baik dan patut dipertahankan,” pungkasnya. (bak)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Lestarikan Kearifan Lokal dan Promosikan Pariwisata, Kolaborasi Anak Muda dan Dispar Kolaka Gelar Sultra Tourism Impact

28 Juli 2026 - 09:31

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:25

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 10:49

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:15

Trending di Berita Utama