SULTRAKITA.COM, Kolaka – Pemerintah Kabupaten Kolaka menegaskan komitmen mempercepat upaya penurunan angka stunting melalui rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si, di Hotel Sutan Raja Kolaka, Kamis (10/10).
Rapat diikuti oleh unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, perwakilan instansi vertikal, serta stakeholder terkait yang tergabung dalam tim percepatan penurunan stunting.
Dalam arahannya, Bupati Amri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menekan prevalensi stunting di Kolaka. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya terkait gizi anak, tetapi juga menyangkut pola asuh, lingkungan, serta akses terhadap layanan dasar.
“Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga pola asuh, lingkungan, dan akses layanan kesehatan. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak bersama agar target penurunan stunting dapat tercapai,” tegas Bupati Amri.
Ia menambahkan, kolaborasi antarperangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat penurunan stunting, sejalan dengan target nasional yang menargetkan prevalensi stunting turun hingga di bawah 14 persen pada 2025.
Rapat koordinasi tersebut juga membahas evaluasi capaian program tahun sebelumnya, sinkronisasi data, serta penyusunan langkah-langkah strategis berbasis intervensi spesifik dan sensitif. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan terukur.
“Melalui koordinasi yang baik, kita ingin memastikan seluruh intervensi berjalan efektif, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarmya
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kolaka memperkuat implementasi program nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam membangun generasi Kolaka yang sehat dan produktif. (bak)






