SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Bina Jasa Konstruksi Kabupaten Bone dalam acara yang digelar di salah satu hotel ternama di Jalan Ahmad Yani, Watampone, Jumat (20/6).
Acara yang dihadiri sekitar 100 peserta ini melibatkan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis, penyedia jasa konstruksi, asosiasi provinsi, tenaga ahli, serta mitra jaminan sosial.
Pengukuhan ini menandai komitmen Pemkab Bone dalam meningkatkan standar keselamatan, profesionalisme, dan pengawasan di sektor jasa konstruksi.
Selain pengukuhan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor konstruksi dan pemahaman terhadap Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1 Tahun 2023 tentang pedoman pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi oleh pemerintah daerah.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, Khalil Syihab, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas ini bertujuan untuk menjamin keselamatan kerja tenaga konstruksi sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan bagi pekerja di lapangan.
“Selain aspek keselamatan, kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui sertifikasi kompetensi. Hingga saat ini, sebanyak 500 tenaga kerja konstruksi di Bone telah tersertifikasi, dan kami akan terus mendorong peningkatan angka ini,” ujar Khalil.
Bupati Andi Asman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar Satgas Bina Jasa Konstruksi dapat bekerja secara maksimal untuk mencapai hasil yang optimal. Ia menegaskan bahwa Pemkab Bone akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja satgas ini.
“Kami berharap Satgas dapat menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam pengawasan dan pembinaan, agar sektor konstruksi di Bone semakin maju, aman, dan berkualitas,” tegas Bupati.
Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Sitti Nurusiah, mengapresiasi Kabupaten Bone sebagai pelopor pembentukan Satgas Bina Konstruksi pertama di Sulawesi Selatan. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam meningkatkan tata kelola jasa konstruksi di daerah.
Namun, berdasarkan hasil penilaian mandiri tahun 2023/2024, indeks penilaian Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone masih berada di angka 71,3. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah masih rendahnya kualitas SDM di sektor konstruksi, sehingga perlu perhatian lebih untuk peningkatan kompetensi.
Komitmen Pemkab Bone ke Depan
Ke depan, Satgas Bina Jasa Konstruksi akan fokus pada:
1.Peningkatan sertifikasi tenaga kerja untuk memastikan kompetensi pekerja.
2. Pengawasan ketat terhadap proyek konstruksi agar sesuai standar keselamatan.
3. Sosialisasi regulasi terbaru kepada pelaku usaha dan pekerja konstruksi.
4. Kolaborasi dengan asosiasi dan pihak terkaituntuk memperkuat ekosistem jasa konstruksi di Bone.
Dengan langkah ini, diharapkan sektor konstruksi di Bone semakin berkembang, memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja, serta mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas. (WRD)






