Menu

Mode Gelap

Berita Utama ยท 12 Des 2024 20:13

Sejak Dini Mengenal Kearifan Lokal Makanan Khas Daerah Sultra


Suasana pelaksanaan P5 Kelas 1 D SDN 84 Kendari, bertemakan kearifan lokal makanan khas Muna Barat, Kamis (12/12/2024). Perbesar

Suasana pelaksanaan P5 Kelas 1 D SDN 84 Kendari, bertemakan kearifan lokal makanan khas Muna Barat, Kamis (12/12/2024).

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 84 Kendari sejak dini telah diperkenalkan kearifan lokal daerah melalui pelaksanaan P5, berupa penampilan berbagai jenis makanan khas yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (12/12/2024), yang berlokasi di sekitar lingkungan SDN 84 Kendari.

Salah satu orang tua siswa, Puput Harianti menyambut positif kegiatan yang diusung oleh pihak sekolah tersebut, sebab makanan yang ditampilkan hampir mewakili seluruh kabupaten kota yang ada di Sultra, baik yang ada di daratan maupun kepulauan.

“Kearifan lokal ini merupakan salah perwujudan dari kekayaan budaya kita, yang harus terus dipertahankan keberadaannya, dimiliki, dikembangkan, bahkan dikuasi agar tidak mudah hilang atau menjadi hak milik bangsa lain,” ucapnya.

Dia melanjutkan, salah satu cara yang penting dilakukan yakni dengan memperkenalkan kearifan lokal berupa makanan khas daerah tersebut kepada para generasi muda, utamanya anak-anak usia dini.

“Dalam kegiatan P5 berupa kearifan lokal makanan khas daerah, yang terpenting juga terjalin keakraban tidak hanya sesama siswa, antara orang tua siswa, namun juga bersama guru utamanya wali kelas, karena dalam pelaksanaan atau penyajiannya, dibutuhkan kerjasama yang baik antar warga sekolah, sehingga tujuan kegiatan dapat dicapai bersama,” tuturnya.

Baca juga :   Danyon C Pelopor Resmi Jabat Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel; Berikut Profil AKBP Nur Ichsan

Puput menjelaskan, salah satu makanan khas yang ditampilkan yakni kelas 1 D berasal dari Kabupaten Muna Barat, diantaranya berupa kambose, kasuami, ikan kapinda, teri kering, sayur katembe, sayur konduru santan, hingga cucur. Termasuk kelas 2 D yakni dari Kabupaten Wakatobi, salah satu diantaranya berupa Heloa Sera berbahan ayam kampung.

Sebagai orang tua sekaligus warga negara yang mendukung makanan khas lokal, bisa dihargai di negeri sendiri, sehingga pihak berkompeten atau terkait, dapat mendorong untuk mendapat hak kekayaan intelektual terhadap makanan khas lokas daerah Sulta.(rls)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

USN Kolaka dan ANTAM Siapkan Mekongga Entrepreneur Summit 2026

1 September 2026 - 12:23

Merawat Pesisir, Menjaga Masa Depan: Kolaborasi PT Vale Kuatkan Ketahanan Ekosistem Luwu Timur

29 Agustus 2026 - 21:20

Pansus RUU Daerah Kepulauan Serap Aspirasi di Manado, Target DIM Rampung Awal September

28 Agustus 2026 - 23:37

Bangun Ekosistem Kesehatan yang Tangguh, PT Vale dan Pemkab Kolaka Perkuat Kompetensi Tenaga Medis

28 Agustus 2026 - 20:18

Rektor USN Kolaka Dorong Mahasiswa Baru Bangun Kompetensi dan Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

26 Agustus 2026 - 15:16

Solidaritas Kemanusiaan, PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

24 Agustus 2026 - 16:05

Trending di Berita Utama