Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 17 Apr 2024 23:45

Bupati Haliana Buka Acara Adat Karia’a Ajamani Binongko; Tradisi Unik Tiap Delapan Tahun


Bupati Haliana Buka Acara Adat Karia’a Ajamani Binongko; Tradisi Unik Tiap Delapan Tahun Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Bupati Wakatobi Haliana membuka gelaran acara adat Karia’a Ajamani masyarakat pulau Binongko, Rabu (17/4). Acara adat ini cukup unik, sebab digelar hanya sekali setiap Delapan tahun.

Karia’a Ajamani digelar melibatkan masyarakat di empat desa dan kelurahan di dua Kecamatan, tepatnya di Kelurahan Wali, Desa Jaya Makmur, Kampo-kampo, Lagongga Kecamatan Binongko dan Desa Haka Kecamatan Togo Binongko.

Diikuti kurang lebih 600 peserta, dihadiri Bonto Ogena Kapitalao Matanaeo Kesultanan Buton, Bontona Tanailandu sebagai Bonto Ogena Matanaea, Unsur Pimpinan DRPD Kabupaten Wakatobi, serta tokoh adat dan tokoh agama setempat.

Prosesi Adat Karia’a Ajamani ini pun resmi dibuka oleh Bupati Wakatobi Haliana ditandai dengan pemukulan Gong.

Pada acara yang dilaksanakan awal di Kelurahan Wali itu, Bupati Wakatobi Haliana memberi apresiasi dan mengatakan jika budaya tersebut merupakan tradisi yang kuat dan unik.

Uniknya, Karia’a Ajamani, kata Bupati Haliana, sebab acara adat ini hanya digelar setiap delapan tahun sekali, berbeda dengan Karia’a pada umumnya yang digelar dibeberapa wilayah di Pulau Wangi-Wangi yang dilakukan setiap tahun.

Baca juga :   Korem 141 Toddopuli Gelar Sertijab Dandim Wajo dan Jeneponto

“Kuat karena pelaksanaan Karia’a Ajamani dilestarikan masyarakat adat setempat sudah berabad-abad lamanya dengan hakikat dan filosofi turun-temurun,” kata Bupati Haliana.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi akan memberikan apresiasi khusus terhadap kekayaan adat yang ada di Pulau Pandai Besi itu.

Ketua Panitia Pelaksanaan Karia’a Ajamani Kelurahan Wali, La Ode Masihudin mengatakan, Selain unik, peserta Karia’a Ajamani juga terbilang banyak mencapai enam ratus peserta.

Dengan keunikan tradisi itu, pihaknya akan berupaya agar Karia’a Ajamani pulau Binongko bisa tembus di Museum Rekor Dunia–Indonesia (Muri).

“Untuk ini peserta jumlah peserta kita mencapai enam ratus, dari target seribu peserta” singkatnya. (Man)

Artikel ini telah dibaca 259 kali

Baca Lainnya

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 10:49

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:15

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

22 Juli 2026 - 23:05

Tempuh Jalur Hukum, Staf Laporkan Ketua DPRD Bone Terkait Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 21:35

Trending di Berita Utama