Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 4 Apr 2024 16:45

Bupati Resmikan Jalan Layang Terpanjang di Luwu Timur


 Bupati Resmikan Jalan Layang Terpanjang di Luwu Timur Perbesar

SULTRAKITA.COM, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan Jembatan Layang atau Flyover Ferrari yang dibangun PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur (Lutim), Sabtu (30/3/2024). Jembatan sepanjang 465 meter dan lebar 13 meter ini bakal menjadi flyover terpanjang di Lutim.

Peresmian dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lutim, Acting Chief Technology Officer (CTO) Jinan Syakir, Direktur External Relations Endra Kusuma, para leaders, dan karyawan serta kontraktor.

Budiman menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Vale, yang telah membangun jembatan layang. Menurutnya, hal ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Lutim, khususnya Desa Asuli, Kecamatan Towuti.

“Saya atas nama Pemkab dan masyarakat Lutim mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi PT Vale dalam pembangunan jembatan layang di Lutim. Ini merupakan bukti nyata komitmen PT Vale dalam mendukung pembangunan di daerah ini,” katanya.

Budiman melanjutkan, proyek ini bukan hanya infrastruktur biasa, tetapi simbol kemajuan dan konektivitas yang akan membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat. Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan dan keamanan jembatan.

Baca juga :  IAD Kejati Wilayah XII Sultra Gelar Lomba Fotografi

“Saya yakin, jembatan layang ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Asuli Kecamatan Towuti. Jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara, Jinan Syakir mengatakan kehadiran jembatan ini menunjang perseroan dalam mencapai target produksi 70.805 ton di 2023. Selain itu, peresmian jembatan juga merupakan komitmen perusahaan untuk tetap berproduksi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Dia menyampaikan sekilas mengenai proses pembangunan jembatan dari aspek keselamatan. Katanya, selama proses pembangunan, keselamatan para pekerja terus dipantau sebab proyek ini memiliki tingkat risiko dan potensi bahaya cukup tinggi. Mulai dari safety terhadap manusia, safety terhadap peralatan kerja, dan safety kepada lingkungan.

“Kami juga akan terus memantau keamanan jembatan, mulai dari pemeliharaan hingga aspek keselamatan para pengendara. Semoga memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah dan keberkahan kepada kita semua, dan tentunya jembatan ini akan menjadi landmark di Lutim,” jelasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Pendapatan PT Vale Melonjak 27 Persen, Tembus AS$896 Juta hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 09:09

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Jembatani Alumni Berkarier di Bank BRI

29 Oktober 2026 - 13:57

FISIEPRENEUR USN Kolaka Dorong Mahasiswa Berwirausaha

28 Oktober 2026 - 18:01

Buka Akses Pasar, Vale Indonesia Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Morowali

28 Oktober 2026 - 16:53

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Trending di Berita Utama