Menu

Mode Gelap

Terbaru · 27 Sep 2017 18:14

Dampak Kecanduan Game Online pada Kesehatan


 Dampak Kecanduan Game Online pada Kesehatan Perbesar

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan adalah tidak baik, termasuk ketika memainkan game online.

Siapa yang tak mengenal game online? Bahkan anak usia 3 tahun pun telah banyak yang mengenal istilah ini, namun bila masih ada di antara Anda yang belum familiar dengan istilah ini itu bukanlah masalah. Game online adalah sebuah permainan elektronik yang memanfaatkan komputer atau gadget tertentu sebagai medianya, game online memanfaatkan fasilitas internet sebagai akses untuk bergabung dalam server tertentu sehingga mereka yang memainkannya dapat terhubung dengan orang lain di tempat yang berbeda pada saat bersamaan.

Berbeda dengan permainan tradisional pada zaman dahulu yang cenderung lebih sering menggunakan kekuatan otot-otot tubuh, maka game online saat ini lebih banyak menggunakan kemampuan otak dalam berpikir dan kelincahan jari-jemari tangan dalam menekan tombol-tombol pada stik pengatur. Bagi kebanyakan anak-anak hingga orang dewasa memainkan game online sangatlah menyenangkan karena mereka tidak perlu lagi beranjak dari tempat duduk, tidak merasa capek, berkeringat, atau khawatir terluka, juga dengan memainkan game online mereka bisa merasakan sensasi dunia yang berbeda, penuh tantangan dan selalu dibuat penasaran setiap levelnya.

Baca juga :   Fadel Christopol Bendum Appernas Jaya Raih Penghargaan Indonesia Executive Professional dan Leadership Award 2020

Setiap tahunnya ratusan judul atau jenis permainan baru diluncurkan oleh para vendor pembuat game online, mereka yang telah menjadi penggemar beratnya terpaksa harus mencoba untuk bisa merasakan sensasinya, dan di sini uang tidak lagi menjadi masalah asalkan bisa mengikuti perkembangan terbaru dari teknologinya maka mereka akan tetap berlomba-lomba untuk berusaha mendapatkannya.

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan adalah tidak baik, termasuk ketika memainkan game online. Mereka yang telah menjadi penggemar berat terkadang tidak menyadari bahwa hobi mereka ini sebenarnya memiliki dampak buruk terhadap dirinya dan orang lain disekitarnya. Bila Anda termasuk salah satu dari pengemar berat permainan online ini, maka ada baiknya bila Anda mengenali dampak buruk apa saja yang dapat menimpa Anda bila memainkan permainan tersebut tanpa mengenal waktu, diantaranya:

1. Dampak pada kesehatan tubuh

Kita ketahui bahwa tubuh kita bukan dirancang untuk duduk selama berjam-jam di kursi dengan posisi tetap menghadap ke komputer. Tubuh perlu meregangkan otot-ototnya sehingga energi yang ada di dalam tubuh selalu dibakar supaya menjadi tenaga. Bagi mereka yang jarang melakukan gerak tubuh, maka otot-otot tubuh akan menjadi lemah, makanan yang seharusnya dibakar menjadi tenaga akhirnya tidak terpakai dan malah menumpuk menjadi lemak. Bila sudah demikian, maka seseorang akan mudah terserang penyakit.

Baca juga :   Petani Konawe Selatan Ikut BIMTEK Inovasi Teknologi Perbenihan Kakao

Berikut ini penyakit-penyakit yang kerap menyerang mereka yang menjadi pencandu game online: mata minus, diabetes, stroke, gagal ginjal, obesitas, serangan jantung, pengeroposan tulang, dislokasi tulang punggung dan jari-jari tangan, dan sebagainya.

2. Dampak pada kesehatan psikologi

Tidak hanya kesehatan tubuh yang bisa terganggu, namun juga kesehatan psikologi. Mereka yang menjadi penggemar berat atau pecandu game online umumnya akan mengalami hal-hal berikut ini:

a. Kurang bersosialisasi

Mereka umumnya akan mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain karena sering mengisolasi diri. Akibat yang sering ditumbulkan adalah gampang minder, mudah depresi, stress, gelisah, dan kurang pergaulan sehingga tidak memiliki teman karena waktunya lebih banyak dihabiskan memainkan permainan tersebut.

b. Sulit berkonsentrasi

Memang benar game online dapat melatih seseorang untuk berkonsentrasi, namun bila cara itu dilakukan dengan intensitas waktu yang wajar. Bagi mereka yang memainkan permainan online tanpa mengenal batas waktu, maka mereka justru akan mengalami kesulitan berkonsentrasi dalam pelajaran di sekolah atau ketika mengerjakan tugas-tugas di tempat kerja.

Baca juga :   Ingin Lihat Bidadari Mandi? Kunjungi Festival Benteng Tindoi Maleko 2019

c. Sulit berekspresi

Karena terbiasa berkomunikasi satu arah dan tidak melibatkan orang lain dalam aktivitasnya, maka seseorang yang mengalami kecanduan game online bisa tampak tidak memiliki ekspresi ketika berinteraksi dengan orang lain.

d. Kepribadian yang labil

Sering dijumpai emosi para pecandu game online bisa tidak menentu, emosi mereka bisa meledak atau sedih tiba-tiba, dan yang lebih ekstrim lagi mereka bisa berubah menjadi agresif karena mereka menganggap kehidupan nyata layaknya permainan yang pernah mereka mainkan, dengan bukti seringnya terjadi kasus pemukulan, pemerkosaan, dan bahkan pembunuhan.

e. Lupa banyak hal

Lupa waktu, lupa makan, lupa tidur, lupa mandi, dan lupa-lupa yang lainnya. Hal ini tidak mengherankan karena konsentrasi mereka hanya ditujukan terhadap permainan yang ada di hadapan mereka.(vemale.com)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru