Menu

Mode Gelap

Terbaru · 5 Jun 2017 20:59

Diduga Miliki Izin BPOM Palsu, 29 Ton Gula Rafinasi Diamankan 


 Diduga Miliki Izin BPOM Palsu, 29 Ton Gula Rafinasi Diamankan  Perbesar

SULTRAKITA.COM, Lasusua
Jajaran personel Polres Kolaka Utara mengamankan gula Rafinasi sebanyak 29 ton, yang dimuat dua truk di desa Totallang akhir pekan lalu. Pasalnya, gula yang dimuat mobil menuju kota Makassar tersebut diduga memiliki izin BPOM yang dipalsukan.

Kapolres Kolaka Utara melalui Kasat Reskrim AKP Mochammad Salman mengatakan, penahanan gula tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari Polda Sultra, bahwa adanya mobil yang memuat Gula Rafinasi yang akan melintas di Kolaka Utara.

“Kita mendapatkan informasi bahwa ada mobil yang memuat gula Rafinasi dari Kendari yang akan melintas ke Kolaka Utara menuju Kota Makassar. Jadi di Desa Totallang kita cegat kedua unit mobil tersebut dan benar di dalam mobil ekspedisi itu terdapat gula Rafinasi, sehingga kedua mobil dan supirnya kita amankan,” ujar Kasat yang baru saja menjabat selama sepekan itu.

Lebih lanjut dia menuturkan, gula Rafinasi merek sariwangi tersebut dikemas dalam dus yang berisi 15 kilo. Bahkan, diduda gula rafinasi itu juga memiliki izin BPOM yang dipalsukan, “Izin dari BPOM juga kami duga itu palsu dan kami akan berkoordinasi dengan balai BPOM Sultra,” terangnya.

Baca juga :   18 Pesantren Meriahkan Liga Santri Nusantara Regional Sulawesi III

Ia menjelaskan, rencananya Gula Rafinasi yang berasal dari Gudang di Kota kendari akan dikirim di gudang di Kota Makkassar sesuai dengan pesanan AL salah seorang warga Kota Makassar. ”Sesuai dengan nota pesanan gula tersebut akan dikirim ke Makassar sesuai dengan pesanan AL yang tertera dalam nota,jadi tidak ada yang akan dijual dipasaran Kolaka Utara,” katanya.

Ia mengungkapkan, gula Rafinasi diperuntukan untuk industri. Namun banyak diperjual belikan di pasar untuk kebutuhan rumah tangga dengan harga murah dan kualitas yang putih bersih dan padat. Padalah gula tersebut dapat merusak kesehatan jika dikonsumsi masyarakat.
Terkait dengan bahaya gula rafinasi ini pihak Polres Kolaka Utara akan k Makassar untuk menyelidiki kasus ini. Selain itu pihaknya juga akan meminta keterang saksi Ahli BPOM dan Perindag Sulra.

“Untuk kedua supir statusnya sebagai saksi dan pelaku usaha yang dikenakan sanksi dengan tiga pasal yakni Pasal tentang pemalsuan label BPOM, perlindungan konsumen dan undang-undang pangan dan kita kenakan dengan Pasal Perlindungan Konsumen nomor tahun 1999 pasal 62 jo pasal 8 ayat 1 huruf a, undang-undang pangan no 18 tahun 2012 pasal 142 Jo pasal 91 ayat 1 dan Undang-undang pemalsuan BPOM adalah dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” paparnya.

Baca juga :   ABK KM Al Sudais: Persoalan di Kapal Jangan Dipolitisir

Lebih lanjut laki-laki yang akrab disapa Salman ini berharap jika masyarakat menemukan adanya produk yang tidak menggunakan label dari BPOM atau baik makanan seperti Mie, Roti dan makanan lainya segera melaopor ke pihak berwajib, paslanya dalam Bulan ramadhan ini banyak ulah pelaku usaha nakal yang ingin meraup keuntungan dengan cara-cara illegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Selama Bulan ramadhan ini kita bekerjasama Dengan perindag akan melakukan operasi pasar untuk melakukan pengecakan pruduk makanan kadarluarsa maupun makanan tanpa label BPOM dan pruduk ilegal lainya, kami juga himbau masyarakat jika menemukan pruduk yang illegal seperti tanpa lebel BPOM segera dilaporkan dan kita akan segera menindak,”Harapnya.(Lea)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru