Menu

Mode Gelap

Terbaru · 17 Des 2019 02:06

DPP JOIN Dukung Festival Film Aswaja NU


DPP JOIN Dukung Festival Film Aswaja NU Perbesar

SULTRAKITA.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Jurnalis Online Indonesia (DPP JOIN) mendukung penyelenggaraan Festival Film Pendek Aswaja (FFPA) NU.

Sekjen DPP JOIN, Julhan Sifadi saat menghadiri pembacaan nominasi FFPA di Batavia Cafe, Lotte Mart Bintaro, Jumat (13/12), mengungkapkan, FFPA bisa menjadi agenda tahunan dan JOIN siap mendukung penuh.

“Kita melihat semangat Aswaja yang luar biasa dalam hal pencarian sineas muda hingga pelosok negeri, sehingga kita perlu mendukung ini. JOIN sebagai organisasi wartawan online yang kepengurusannya hingga ke tingkat kabupaten kota siap bersinergi kedepannya,” kata Julhan Sifadi.

KH. Misbahul Munir Cholil selaku Ketua Umum DPP Aswaja Center, sekaligus ketua Tim Penjurian menegaskan, animo masyarakat khususnya santri di lingkungan Nahdlatul Ulama menyambut kegiatan ini sangat baik.

“Ini menandakan industri kreatif khususnya sinema mendapat tempat di hati para santri sehingga diharapkan dapat melahirkan karya-karya yang orisinil,” tegas Misbahul.

Sebagaimana diketahui, FFPA 2019 diadakan dalam rangka Hari Santri 2019 dengan harapan dapat menangkal paham radikalisme serta menjadi media yang efektif untuk meningkatkan toleransi dan Islam yang rahmatan Lil Alamin.

Baca juga :   Bupati Wakatobi Terima Penghargaan Kebudayaan dan Maestro Seni 2017

FFPA tahun ini diikuti 23 peserta dari berbagai kabupaten kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Tim Juri mengumumkan 6 film pendek masuk nominasi yakni Daneen, Endah, Jatuh Hijrah, Senja, Santi Kampret, Dilema Dua Dunia, dan Duka di Penghujung.

“Peraih nominasi terbaik, akan diumumkan pada medio Ferbruari 2020,” tutur Masdjo Arifin, penggagas acara FFPA 2019.

Festival Film Pendek Aswaja mendapat dukungan dari Sanken, sebagai merek lokal yang peduli dengan nilai-nilai inovasi dan kreativitas.

“Keterlibatan Sanken karena ingin meningkatkan inovasi dan kreativitas anak muda dalam membuat film bermutu, juga untuk mencari dan mengasah bakat-bakat baru di industri perfilman Indonesia. Yang harus diingat film-film yang dihasilkan tidak harus menampilkan produk Sanken di dalamnya,” kata Teddy Tjan, Direktur Pemasaran PT Istana Argo Kencana (Sanken).

Sanken berharap para sineas muda ini nantinya bisa mengembangkan karyanya menjadi bisnis dalam industri perfilman Indonesia. Yang pada akhirnya bisa membantu perekonomian negara lewat ekonomi kreatif.

“Karena industri perfilman Indonesia lewat karya anak bangsa, mampu membantu perekonomian negara. Sehingga, regenerasi perfilman Indonesia penting untuk dikembangkan. Itu sebabnya, Sanken sangat mendukung event Festival Film Pendek Aswaja yang baru pertama kali diadakan ini,” tandas Teddy. (Release)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Delapan Bulan, Kejari Kolaka Torehkan Capaian Penegakan Hukum

1 September 2026 - 21:05

Perkuat Promosi Investasi dan Produk Lokal, Antam Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

31 Agustus 2026 - 09:11

Dukung Kolaka Bersih, Perumda Aneka Usaha Serahkan Motor Sampah di Lamokato

10 Agustus 2026 - 11:01

PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Pesouha Terapkan PHBS untuk Cegah DBD

25 Juni 2026 - 13:40

PLN dan ANTAM Perkuat Sinergi Jaga Keandalan Listrik

12 Mei 2026 - 11:45

PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara

26 April 2026 - 11:39

Trending di Terbaru