Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 26 Okt 2023 17:00

Kayu Ulin Tenggelam, Proyek Bola Soba Mandek


Kayu Ulin Tenggelam, Proyek Bola Soba Mandek Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE —Tenggelamnya Kayu Ulin sebagai material pembangunan Bola Soba di perairan Palu pada 8 Oktober 2023 menyisakan polemik hingga pengerjaan Proyek Bola Soba tahun ini dinyatakan mandek atau dihentikan sementara.

Hal ini diketahui dalam Konferensi Pers yang digelar oleh Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), yang dimoderatori oleh Kepala Dinas Kominfo H Barham, menghadirkan Manager Pembangunan Bola Soba Andi Bahtiar Darma juga selaku penyedia jasa CV Megah Jaya.

Konferensi pers ini dihadiri puluhan awak media, baik media cetak, online dan elektronik, guna memperoleh keterangan dari Dinas BMCKTR maupun pihak penyedia jasa CV Megah Jaya, atas kelanjutan pembangunan Bola Soba pasca tenggelamnya material Kayu Ulin.

Kepala Dinas BMCKTR, H Askar menyatakan, pembangunan Bola Soba akan dihentikan sementara, meliputi pembangunan Satu unit Bola Soba secara utuh.

Ia memaparkan ada Dua Opsi penghentian kontrak yaitu Penghentian Kontrak Permanen putus kontrak dengan jaminan uang muka dikembalikan, yang kedua kontrak berlanjut dengan segala resiko, namun dihentikan sementara.

Baca juga :   Pemda Bone Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

“Awal kami berkontrak satu unit Bola Soba, salah satu materialnya adalah kayu ulin, kalau itu tidak dipenuhi tentu kami tidak akan membayar, tentu dengan kejadian ini pasti pekerjaan ini akan tertunda dengan berbagai alasan,” ungkapnya, Kamis (26/10).

H Askar menambahkan, atas kejadian tersebut, dipastikan negara tidak mengalami kerugian, sebab pihak yang bertanggung jawab penuh adalah kontraktor atau CV Megah Jaya.

“Uang yang diambil itu baru 30 persen dari nilai kontrak, kami masih punya jaminannya, begitu tidak mereka diselesaikan, lalai terhadap kewajibannya, akan dikembalikan uang mukanya, jadi belum ada kerugian terhadap negara atau pemda,” jelasnya.

Sementara itu Andi Bahtiar Darma selaku manager pembangunan Bola Soba menyampaikan, selaku penyedia jasa, pihaknya tidak mengajukan asuransi dalam pemuatan kayu ulin, sehingga perusahaan mengalami kerugian senilai 4 miliar Rupiah

“Dan semua kerugian tersebut murni ditanggung oleh pihak kontraktor. Kami yang tertimpa musibah kami yang dicurigai, kami mengalami kerugian kurang lebih 4 miliar,” singkatnya.

Diakhir Konferensi Pers Andi Bahtiar Darma juga menyampaikan permohonan maafnya atas tertundanya pengerjaan pembangunan Bola Soba. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

ANTAM Kolaka Pererat Hubungan dengan Aparat Keamanan Melalui Olahraga Bersama

3 Juli 2026 - 19:40

Pimpinan DPRD Kolaka Apresiasi PT Ceria Jadi Penyumbang Pajak Terbesar Sultra

3 Juli 2026 - 18:35

Dorong Generasi Peduli Lingkungan, PT Vale Edukasi Praktik Green Mining Lewat Nursery Tanggetada

30 Juni 2026 - 20:35

10 Jamaah Haji Kloter 34 Asal Kolaka Tiba di Makassar

26 Juni 2026 - 12:01

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 15:12

ANTAM Raih Penghargaan Terbaik II Rehabilitasi DAS Sulawesi Tenggara

24 Juni 2026 - 19:45

Trending di Berita Utama