Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama ยท 16 Jul 2022 13:10

Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tiga Daerah Berakhir Agustus


 Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tiga Daerah Berakhir Agustus Perbesar

Lukman Abunawas : Pj yang Dipilih Menteri Adalah Kader Terbaik

 

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Masa jabatan bupati dan wakil bupati di tiga daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) akan akan berakhir Agustus 2022 mendatang.

Adapun tiga daerah itu Buton, Bombana dan Kolaka Utara. Tiga daerah tersebut nantinya akan dijabat Penjabat (Pj) sampai ada bupati defenitif.

Baca juga :  Kolaborasi PT Vale, ATS dan Pemda Lutim Kembangkan Teknologi Tepat Guna

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra Lukman Abunawas mengatakan, seorang Pj yang dipilih menteri adalah merupakan kader terbaik. Dimana di Sultra sendiri ada tiga daerah yang akan berakhir masa jabatan bupati dan wakil bupatinya pada Agustus mendatang yakni Buton, Bombana dan Kolaka Utara.

“Sudah ada petunjuk dari Kementerian agar masing-masing daerah menyiapkan Pj minimal tanggal 17 Juli mendatang sudah ada, karena tiga kabupaten di Sultra akan berakhir Agustus mendatang. Karena sesuai akhir masa jabatan (AMJ) Bupati dan Wakil Bupati yang berakhir Agustus mendatang yakni Buton, Bombana dan Kolaka Utara,” ujarnya.

Baca juga :  Konsolidasi di Muna Raya, PKB Sultra Serukan Politik Riang Gembira

Ia mengungkapkan, masa jabatan bupati dan wakil bupati kabupaten Bombana dan Kolaka Utara akan berakhir pada 22 Agustus. Sedangkan kabupaten Buton berakhir pada 24 Agustus.

“Jadi saya kira kewenangan masing-masing yang difokuskan masing-masing DPRD mengusul nama-nama yang layak sesuai dengan aspiratif masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, menteri dalam negeri (Mendagri) sudah menyurat kepada gubernur untuk mengusulkan tiga nama calon Pj.

“Adapun yang diusulkan dan kemudian yang dipilih oleh Pak Menteri itulah kader terbaik. Kalaupun yang diusulkan seperti yang lalu, maka ada pertimbangan lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sultra Muliadi menyampaikan, untuk pengajuan Pj sendiri yakni 30 hari kerja sebelum AMJ harus sudah masuk di Kemendagri.

“Jadi hasil paripurna akan menjadikan dasar untuk melakukan pengajuan ke Kemendagri,” tandasnya. (Pry)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

Baca Lainnya

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Jembatani Alumni Berkarier di Bank BRI

29 Oktober 2026 - 13:57

FISIEPRENEUR USN Kolaka Dorong Mahasiswa Berwirausaha

28 Oktober 2026 - 18:01

Buka Akses Pasar, Vale Indonesia Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Morowali

28 Oktober 2026 - 16:53

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

27 Oktober 2026 - 21:10

Trending di Berita Utama