Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 19 Okt 2026 15:01

Penumpang Bandara Sangia Nibandera Tembus 600 Orang per Hari


Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera, Basuki Rahmat. FOTO:sultrakita.com Perbesar

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera, Basuki Rahmat. FOTO:sultrakita.com

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Aktivitas penumpang di Bandara Sangia Nibandera, Kabupaten Kolaka, meningkat seiring hadirnya penerbangan yang menggunakan pesawat berbadan besar. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera, Basuki Rahmat, menyebut jumlah penumpang kini mencapai sekitar 500 hingga 600 orang per hari, dari sebelumnya berkisar 150 hingga 300 orang.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu harapan bagi pengembangan ekonomi dan investasi di Kolaka. Kehadiran penerbangan baru juga diharapkan dapat mendukung pariwisata serta memberikan lebih banyak pilihan transportasi udara bagi masyarakat.

“Sekarang pulang pergi sekitar kurang lebih 600 orang,” kata Basuki Rahmat yang kerap disapa Bara.

Menurut dia, kehadiran pesawat berbadan besar menjawab keinginan masyarakat Kolaka yang selama ini menantikan layanan penerbangan tersebut. Pada 16 Oktober lalu, Sriwijaya Air melakukan penerbangan perdana pesawat Boeing 737-500 berkapasitas sekitar 130 penumpang dengan rute Kolaka-Makassar.

Dukungan pemerintah daerah, kata dia, menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan penerbangan pesawat berbadan besar di Bandara Sangia Nibandera.

Baca juga :  Bone Genjot Optimasi Lahan 50 Ribu Hektar, Tingkatkan Produktivitas Pertanian

“Tanpa dukungan Pemda hampir tidak mungkin pesawat-pesawat besar ini akan andil di sini,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, pihaknya terus berkoordinasi dengan Bupati Kolaka untuk mendorong maskapai membuka layanan penerbangan. Upaya tersebut antara lain melalui penyampaian surat permintaan kepada sejumlah maskapai, termasuk TransNusa dan Sriwijaya.

Bara berharap ke depan ada maskapai baru yang masuk sehingga persaingan layanan penerbangan dapat terbentuk. Harapan tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah daerah agar masyarakat memiliki alternatif penerbangan dan tidak hanya bergantung pada satu pilihan layanan.

Meski penerbangan pesawat berbadan besar telah beroperasi, Bara menilai pengembangan fasilitas bandara masih diperlukan untuk mendukung peningkatan layanan.

Salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat direalisasikan adalah perpanjangan landasan pacu serta peningkatan kekuatan permukaan landasan. Menurut dia, kondisi landasan saat ini masih membatasi operasional pesawat sehingga belum dapat digunakan secara maksimal.

Bara berharap pengembangan landasan dapat mendukung operasional pesawat ATR 72. Selain fasilitas landasan, pihak bandara juga mulai memikirkan kebutuhan layanan kargo. Namun, pengoperasian layanan tersebut masih memerlukan dukungan sarana dan prasarana, termasuk gedung kargo dan kendaraan pengangkut.

Baca juga :  Rekap Suara 27 Kecamatan Tuntas, BerAmal Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bone

“Kalau personel kita siap. Untuk pelaksanaannya kita siap. Lambat laun, mudah-mudahan cepat terakomodir dengan sarana dan prasarana kita yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, rencana penambahan ruangan terminal juga telah dibahas. Bara menyebut rencana tersebut merupakan salah satu hal yang disampaikan Bupati Kolaka. Jika struktur rencana sudah ditetapkan, pihak bandara akan melakukan audiensi ke Jakarta untuk membahas teknis pelaksanaannya.

Bara berharap peningkatan layanan penerbangan dapat mendorong pelaku usaha untuk berinvestasi di Kolaka. Dia menilai keberadaan penerbangan yang lebih memadai menjadi salah satu faktor pendukung bagi daerah yang tengah mendorong investasi. Dia juga menyebut keberadaan empat Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kolaka sebagai salah satu potensi pengembangan daerah.

Bara mengimbau masyarakat ikut menjaga dan memelihara fasilitas bandara agar layanan penerbangan dapat terus berjalan.

“Ayo kita jaga, kita pelihara, kita support adanya bandara ini,” pungkasnya. (bak)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

ANTAM Kolaka Berbagi Pengetahuan Ekonomi Biru di Seminar Nasional Oseanografi UHO

19 Oktober 2026 - 16:49

Vale Indonesia Serahkan Enam Rumah Layak Huni bagi Warga di Kolaka

19 Oktober 2026 - 16:15

Vale Indonesia Terus Dukung Pemberdayaan Masyarakat dengan Menghadirkan UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357

18 Oktober 2026 - 20:55

Penyidikan Perambahan Tanamalia Berlanjut, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Pihak Lain

17 Oktober 2026 - 17:25

Hasil Uji Laboratorium Nyatakan Padi Terdampak Tumpahan MFO di Towuti Aman Dikonsumsi

17 Oktober 2026 - 11:04

Lestarikan Bahasa Daerah, Wakil Bupati Sambut Peneliti Bahasa Tobelo 

16 Oktober 2026 - 16:50

Trending di Berita Utama