Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 4 Sep 2025 09:29

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Bone Tewas Usai Lompat dari Jembatan


Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Bone Tewas Usai Lompat dari Jembatan Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Akibat penyakit yang diderita tak kunjung sembuh, Muhammad Nahir (45), warga Desa Waji, nekat melompat dari Jembatan sungai Desa Watu, Senin (01/9).

Pencarian yang penuh haru selama dua hari akhirnya berbuah kepastian yang pahit: Jasad Muhammad Nahir ditemukan, Rabu (3/9) sore, tak jauh dari tempat Ia jatuh.

Berdasarkan kesaksian warga, detik-detik nahas itu terjadi begitu cepat. Beberapa warga sempat berusaha mencegah, tetapi semua sudah terlambat. Tubuhnya terjungkal ke sungai dan langsung disapu arus yang deras dan menghilang dari pandangan.

Upaya penyelamatan pun segera digelar. Tim Rescue Basarnas Makassar diterjunkan untuk memburu segenap harapan. Pencarian yang intensif dilakukan dengan menyisir area sungai secara menyeluruh.

Tim Pencarian dibagi menjadi tiga tim; ada yang menyusuri hilir sungai dengan perahu karet, sementara tim lain membuat ombak buatan di sekitar bawah jembatan untuk membantu visibilitas.

Tiga jam setelah pencarian sore itu dimulai, sebuah pemandangan muram terlihat. Sekitar 10 meter dari titik lokasi Nahir melompat, jasadnya ditemukan mengambang. Tak ada lagi napas yang tersisa.

Baca juga :   Vespa Sarungan Bone dan Kisah Hangat Berkendara Bersama Anak Yatim

Timpun segera melakukan evakuasi. Jasad Nahir kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan, mengakhiri operasi pencarian SAR selama dua hari.

“Setelah tiga jam dilakukan pencarian, jenazah korban telah ditemukan,” ujar Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Nahir diduga mengalami depresi. Perjuangannya melawan penyakit yang tak kunjung sembuh telah menggerus semangat dan harapannya, hingga Ia akhirnya memilih sungai sebagai jalan keluar yang penuh keputusasaan.

“Ada saksi mata yang mengatakan melihat korban melompat dari jembatan. Dan dari informasi yang didapat, korban melompat karena depresi akibat penyakit yang diidapnya tidak kunjung sembuh,” pungkas Sultan. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Polisi Sebut Hanya Satu Pemilik Izin di Lokasi Tambang Desa Lampoko

25 Juli 2026 - 23:40

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Tempuh Jalur Hukum, Staf Laporkan Ketua DPRD Bone Terkait Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 21:35

Bupati Bone Lantik 18 Kepala Desa PAW dan Satu Kades Perpanjangan Masa Jabatan

25 Mei 2026 - 16:50

Mentan Andi Amran Sulaiman Kunjungi Korban Banjir Bone, Salurkan Bantuan Total 9,5 Miliar

11 Mei 2026 - 11:30

Trending di Berita Utama