SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Kabupaten Bone mulai menunjukkan geliat sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026. Sejumlah delegasi kabupaten/kota berdatangan untuk memastikan venue pertandingan dan pemondokan kontingen siap digunakan.
Dalam sepekan terakhir, KONI Bone menerima kunjungan sejumlah daerah, termasuk Pinrang, Toraja, Makassar, hingga terbaru jajaran KONI Tana Toraja pada Senin (10/8/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung Ketua KONI Bone, Asiswa. Para delegasi melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas pertandingan sekaligus melihat kesiapan akomodasi atlet dan ofisial.
“Tujuannya masuk, mengecek pemondokan. Termasuk melihat sekilas persiapan venue,” ujar Asiswa.
Lebih 400 Rumah Disiapkan
Untuk mendukung kebutuhan akomodasi, Pemerintah Kabupaten Bone telah menyiapkan lebih dari 400 rumah yang dapat digunakan sebagai pemondokan peserta.
Meski demikian, kontingen tetap diberi keleluasaan memilih tempat tinggal, termasuk menginap di rumah keluarga atau komunitas daerah asal mereka yang berada di Bone.
“Pemda itu sudah menyiapkan lebih 400 rumah. Terserah nanti kalau kita plot misalnya Tana Toraja di sini, tetapi sudah membangun komunikasi dengan komunitas Toraja dan diajak tinggal di rumahnya, tidak ada masalah,” jelasnya.
Menurut Asiswa, prinsipnya pemerintah sebagai tuan rumah berkewajiban memastikan kebutuhan pemondokan terpenuhi, sementara pilihan tempat tinggal diserahkan kepada masing-masing kontingen.
Selain akomodasi, kesiapan venue menjadi perhatian utama dalam setiap visitasi. Dari hasil pengecekan, secara umum fasilitas pertandingan dinilai layak, meski masih terdapat sejumlah catatan teknis yang perlu ditindaklanjuti.
Salah satunya datang dari cabang olahraga pentathlon yang akan menggunakan fasilitas di kawasan Budissa. Pengurus cabor mengusulkan pelebaran akses pintu samping agar atlet lebih mudah keluar-masuk venue.
Kondisi jalan di sekitar kolam renang juga menjadi perhatian karena terdapat sejumlah bagian yang berlubang dan dinilai perlu dibenahi demi keamanan atlet.
“Yang sudah final itu hasil visitasinya bahwa lapangan ini layak. Memang ada item-item yang direkomendasikan, ini mau diperbaiki, ini mau diperbaiki,” kata Asiswa.
Intensitas kunjungan delegasi menjadi tanda bahwa pelaksanaan Porprov XVIII Sulsel 2026 semakin dekat. KONI Bone terus mengumpulkan berbagai catatan visitasi sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan venue, pemondokan, dan pelayanan kontingen.
Dengan persiapan yang terus dikebut, Bone tak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga memastikan para atlet dan ofisial dari berbagai daerah dapat bertanding dengan aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik selama berada di Bumi Arung Palakka. (WRD)







