Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 2 Mei 2021 14:46 WITA

Perluas Akses Pelatihan Guru, Dikbud Sultra Tandatangani MoU Dengan PSF


 Perluas Akses Pelatihan Guru, Dikbud Sultra Tandatangani MoU Dengan PSF Perbesar

Foto : Penandatanganan Perjanjian Kerjasama, antara  Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Putera Sampoerna Foundation dalam Perluasan Akses Pelatihan Guru Melalui Program TLC

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HarDikNas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara menandatangani kerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dalam perluasan akses pelatihan guru melalui Program Teacher Learning Center, Minggu, (2/5/2021).

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. Asrun Lio, M.Hum, Ph.D., Ida Bagus Gede Werdhi Putra, Head of Fundraising Putera Sampoerna Foundation, serta dihadiri juga oleh jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, dan guru-guru di Sulawesi Tenggara yang ditayangkan langsung melalui Zoom.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D mengatakan, program ini, bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation melalui program Teacher Learning Center ini untuk mewujudkan program merdeka belajar.

” Serta dalam rangka meningkatkan pengetahuan pendidik serta tenaga didik dengan mempersiapkan metode pembelajaran dan menentukan materi pembelajaran agar siswa merasa nyaman saat belajar,” jelas Asrun Lio.

 

Kata Asrun Lio, dengan adanya berbagai tantangan pada akses pengembangan profesional, sektor publik dan swasta harus berperan aktif dalam kolaborasi untuk menentukan pendekatan yang dapat diakses dan berkelanjutan. Bertumpu pada filosofi ‘Dari Guru, Oleh Guru, dan Untuk Guru. Teacher Learning Center didirikan, untuk mendukung pemerintah daerah dalam memberikan pengembangan profesional bagi guru di berbagai daerah.

“Teacher Learning Center (TLC) adalah organisasi pembelajaran mandiri yang sistematis dan terstruktur yang dikelola oleh guru-guru terpilih di bawah pengawasan pemerintah daerah. TLC berfungsi sebagai pusat yang mampu merencanakan, mengembangkan dan menginisiasi program-program yang dibutuhkan.

Tambahnya, TLC tentunya dapat diakses dengan mudah untuk memperkuat profesionalisme, para pendidik sehingga menghasilkan guru yang kompeten yang akan mempengaruhi prestasi dan kualitas lulusan sekolah.

Sementara itu, Head of Fundraising Putera Sampoerna Foundation, Ida Bagus Gede Werdhi Putra mengatakan dengan melihat adanya potensi dari para pendidik dari Provinsi Sulawesi Tenggara, serta support dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara diharapkan program ini menjadi langkah awal untuk terus menjadikan pendidik yang berkualitas sehingga menghasilkan peserta didik yang unggul.

“Kami juga akan terus mengoptimalkan seluruh jaringan guru utuk memberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan para guru di Provinsi Sulawesi Tenggara. Project Principal program Teacher Learning Center yang akan segera diimplementasikan di Sulawesi Tenggara,”urainya.

Tambahnya, dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada guru-guru di Sulawesi Tenggara untuk mendapatkan akses pelatihan berkualitas demi meningkatkan kompetensi dan lulusan Sulawesi Tenggara yang Tangguh. (IKL).

Tentang Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO), berdiri pada tahun 2005, Putera Samperna Foundation menginisiasi School Development Outreach sebagai respons terhadap kebutuhan layanan pendidikan berkualitas di Indonesia. Putera Sampoerna Foundation- School Development Outreach (PSF-SDO), memiliki misi meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kapasitas pendidik dan mutu sekolah demi mewujudkan lulusan berkualitas yang dapat bersaing secara global.

Misi ini tertuang dalam tiga flagship program PSF-SDO, yaitu Lighthouse School Program (LSP) , pengembangan sekolah berkualitas melalui pendekatan yang holistic dan komprehensif; Pusat Belajar Guru (Teachers Learning Centre-TLC), sebuah pengembangan sistem pelatihan guru berkelanjutan melalui pembekalan calon guru terpilih sebagai Master Teacher & Pengelola TLC untuk mempercepat peningkatan kualitas guru di kabupaten/ provinsi; dan Guru Binar, sebuah platform pengembangan karir guru melalui pelatihan daring dan beragama pengembangan profesi lainnya.

Melalui platform ini para guru akan mendapatkan akses pelatihan daring bersertifikat hingga 128 jam pelajaran (JP) yang berkualitas dan disesuaikan dengan kebutuhan serta fase belajar setiap pengguna. Sebagai sebuah organisasi yang terdepan dalam pendidikan, PSF-SDO berkolaborasi dengan berbagai mitra nasional ataupun internasional dalam merancang dan menjalankan beragam inovasi .

Hingga saat ini, PSF-SDO melalui program-programnya, telah menjangkau ke lebih dari 33,661 tenaga pengajar, kepala sekolah, pengawas dan pengelola sekolah, 416.109 siswa dan 109,560 orang tua. PSF-SDO terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan di 152 sekolah dan madrasah dan menginisiasi 9 Pusat Belajar Guru di berbagai lokasi di Indonesia. PSF-SDO, melalui Guru Binar, juga telah menjangkau hingga 11.000 guru sebagai pengguna aktif pelantar pengembangan karir guru.
Untuk informasi lengkap, silakan kunjungi https://www.psfoutreach.com dan https://gurubinar.id/

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Siswa Prakerin SMKN 1 Kolaka Jurusan Perhotelan Berakhir

13 Oktober 2021 - 16:11 WITA

Mahasiswa KKN USN Kolaka dan Pemuda Lakukan Bersih Pantai Konaweha

13 Oktober 2021 - 15:31 WITA

Sembilan Sekolah di Sultra Ditetapkan Sebagai Sekolah Penggerak

12 Juni 2021 - 09:05 WITA

Trending di Pendidikan
error: Content is protected !!