Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Mei 2025 12:11

Petani di Bone Hilang Terseret Arus Saat Menyeberangi Sungai Pakkasalo


Petani di Bone Hilang Terseret Arus Saat Menyeberangi Sungai Pakkasalo Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Seorang petani berusia 72 tahun, Masse, harus bertaruh nyawa saat arus deras Sungai Pakkasalo menghanyutkannya saat ia pulang dari menanam jagung di Desa Pattimpa, Bone.

Kejadian tragis ini terjadi Sabtu siang (10/5) sekitar pukul 11:30 WITa, ketika Masse dan rekan-rekannya berusaha menyeberangi sungai yang sedang banjir. Masse terbawa arus dan dinyatakan hilang oleh warga.

Saksi mata, Mirdan (31), menggambarkan detik-detik mengerikan itu. Saat itu, Ia bersama korban sedang menyeberangi Sungai Pakkasalo dan tiba-tiba air sungai naik disertai arus deras.

“Saya sudah berhasil sampai seberang, tapi tiba-tiba air naik sangat cepat. Pak Masse yang menyusul langsung terseret. Saya berusaha menariknya, tapi arus terlalu kuat. Dia hilang dalam sekejap,” ujar Mirdan, suaranya bergetar.

Warga pun sempat berupaya mencari sendiri, namun jerih payah mereka tak membuahkan hasil. Hingga sore hari, keluarga dan tetangga Masse hanya bisa pasrah, lalu melaporkan kejadian ini ke Basarnas Makassar.

Dibawah komando Kepala Kantor Basarnas Makassar sekaligus SAR Mission Coordinator, Muh Arif Anwar, Tim langsung bergerak cepat dengan membentuk empat Search and Rescue Unit (SRU).

Baca juga :  Presiden Jokowi Kunker di Bone, Pj Bupati Minta Renovasi Pasar Palakka

SRU 1 Melakukan pencarian menggunakan drone sejauh 6 km dari titik kejadian menuju hilir. SRU 2 menyisir sungai dengan rubber boat sejauh 6 km dari lokasi kejadian.

Selanjutnya SRU 3 dan 4 melakukan pencarian darat dengan berjalan kaki, masing-masing sejauh 3 km dari titik kejadian.

“Kami berkoordinasi dengan TNI/Polri, BPBD, organisasi SAR, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Semoga dengan kerja sama semua pihak, korban dapat segera ditemukan,” ujar Arif Anwar.

Hingga Minggu (11/5), Tim Gabungan masih terus melakukan pencarian. Basarnas juga mengimbau warga sekitar untuk berhati-hati saat melintasi sungai.

“Terutama saat musim hujan yang berpotensi menyebabkan banjir dan arus deras,” singkatnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Cegah Narkoba dan HIV Sejak Dini, Vale Edukasi Pelajar Kolaka

13 Oktober 2026 - 12:03

Raih Dua Penghargaan, Vale Indonesia Perkuat Ekonomi UMKM Luwu Timur

11 Oktober 2026 - 10:30

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton

10 Oktober 2026 - 09:12

Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska: Sebagian Besar Warga Justru Dukung Jalur Pipa Minyak PT Vale

9 Oktober 2026 - 19:30

BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Ingatkan Waspada Modus Penipuan Klaim JHT

9 Oktober 2026 - 19:25

Vale Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Mitra Kerja

9 Oktober 2026 - 18:13

Trending di Berita Utama