Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 30 Jun 2022 19:24

Polisi Ungkap Misteri Kematian Staf PA Kolaka


Konferensi Pers pengungkapan misteri kematian Staf PA Kolaka. Kapolres Kolaka AKBP Resza Ramadianshah saat memberikan keterangan, Kamis (30/6/2022) Perbesar

Konferensi Pers pengungkapan misteri kematian Staf PA Kolaka. Kapolres Kolaka AKBP Resza Ramadianshah saat memberikan keterangan, Kamis (30/6/2022)

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Misteri kematian Firdaus (37) Staf Pengadilan Agama (PA) Kolaka yang mayatnya ditemukan di Pantai Kayu Angin beberapa waktu lalu berhasil diungkap pihak Kepolisian Resor (Polres) Kolaka. Berdasarkan hasil penyelidikan, Polisi menyimpulkan kematian Firdaus akibat dibunuh. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kolaka, AKBP Resza Ramadianshah saat menggelar konferensi pers di Mapolres Kolaka, Kamis (30/6/2022).

Baca juga :  Ribuan Warga Padati Pembukaan Pameran HJB Ke 693, Ini Kata Bupati Bone

“Pembunuhan terjadi pada hari Minggu, (19/6/2022) sekitar jam 21.30 Wita di lokasi Wisata Kuliner Kolaka, ” kata Resza.

Lebih lanjut, Resza mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan identitas tersangka dapat diketahui. Tersangka pelaku pembunuhan berinisial Z berhasil diringkus saat berada di rumah keluarganya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada hari Minggu, (26/6/2022).

“Keterangan saksi perempuan inisial I dan tersangka Z, motif yang melatarbelakangi pembunuhan korban adalah asmara,” ungkapnya.

Resza menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban dan saksi berada di pinggir pantai wisata kuliner, kemudian tersangka lewat dan menghampiri keduanya. Tak lama berselang korban dan tersangka bersitegang dan terjadinya perkelahian.

“Tersangka mengeluarkan badik dan menusuk korban,” katanya.

Baca juga :  Petani Dilatih Kembangkan Program Kebun Edukasi

Menurut Resza, akibat perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Saat ini kami telah menetapkan satu tersangka. Nanti jika ada perkembangan, akan kami sampaikan lagi,” ucapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa pakaian milik korban, cincin, jam tangan, kartu ATM, NPWP, BPJS dan sejumlah uang. Namun badik yang digunakan tersangka hingga saat ini masih dalam pencarian.

“Karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan tersangka badik tersebut dibuang di laut,” pungkasnya. (bak)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Baca Lainnya

Vale Buka Rumah Oleh-Oleh Telaloa, Dorong UMKM Luwu Timur Dapat Akses Pasar Lebih Luas

5 Oktober 2026 - 17:45

USN Kolaka Torehkan Prestasi pada Ajang KMI Expo 2026

2 Oktober 2026 - 09:08

IPIP Paparkan Sederet Program CSR, dari Pengendalian Debu hingga Penanganan Sungai Oko-Oko

1 Oktober 2026 - 15:40

Kontribusi Tanggap Darurat di NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM

1 Oktober 2026 - 14:35

PT Vale Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan TBC di Oko-Oko

1 Oktober 2026 - 14:25

Vale Indonesia Raih Penghargaan Awards ICA–ISDA 2026 

30 September 2026 - 12:15

Trending di Berita Utama