SULTRAKITA.COM – Presiden Prabowo Subianto benar-benar menunjukkan ketegasannya dalam hal kebersihan lingkungan. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024, Prabowo tak segan melayangkan teguran keras kepada jajaran menteri hingga kepala daerah yang dianggap kurang peduli dengan masalah sampah.
Dengan nada tinggi dan gestur yang berapi-api, Prabowo menyoroti kondisi tumpukan sampah di beberapa titik destinasi wisata, seperti Bali dan Tangerang Selatan, yang sempat terekam kamera. Menurutnya, pemandangan tersebut sangat memalukan, apalagi bagi daerah yang menjadi wajah pariwisata Indonesia.
“Gubernur, Bupati, ini real lho! Bali, bulan Desember 2025. Bagaimana turis mau datang kalau lihat sampah begini?” seru Prabowo sembari menunjuk layar besar yang menampilkan visual tumpukan sampah.
Sebagai solusi cepat, Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat paling bawah hingga menteri, untuk menghidupkan kembali budaya Korve atau kerja bakti massal secara rutin.
“Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu atau Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini, di halaman kita. Ayo kita bersihkan ramai-ramai. Korve, korve, korve!” tegasnya.
Tak berhenti di situ, Prabowo juga menantang para pemimpin daerah untuk lebih proaktif. Jika Gubernur atau Bupati dirasa lamban, Prabowo menegaskan akan langsung memerintahkan jajaran TNI dan Polri untuk turun tangan.
“Kalau Bupati dan Gubernur tidak bisa saya perintah, Dandim, Danrem, saya perintahkan kau! Gerakkan anak buahmu, korve tiap hari!” lanjutnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta Rakornas.
Presiden juga menyasar kantor-kantor pemerintahan dan BUMN. Ia meminta para menteri dan kepala lembaga (K/L) untuk tidak hanya duduk manis di balik meja. Sebelum mulai bekerja, ia mewajibkan adanya kegiatan kebersihan di lingkungan kantor masing-masing.
“Semua menteri, KL, korve! Sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Kalau perlu menterinya yang memimpin!” imbuhnya.
Instruksi ini menjadi sinyal kuat bahwa isu lingkungan akan menjadi prioritas serius di masa kepemimpinan Prabowo. Ia menegaskan bahwa Indonesia saat ini harus secara resmi menyatakan perang terhadap sampah demi menjaga marwah dan keindahan bangsa di mata dunia. (*)






