Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 19 Des 2024 19:14

Program UHC Mandeg, Warga Bone Tetap Bisa Berobat Gratis


Program UHC Mandeg, Warga Bone Tetap Bisa Berobat Gratis Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Program Universal Health Coverage kini disinyalir tidak berjalan seperti sebelumnya, dikarenakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone tidak mampu menyelesaikan kewajiban terkait pembayaran iuran pada program UHC tersebut.

Hingga muncul anggapan warga tentang tidak adanya lagi fasilitas pelayanan kesehatan gratis bagi mereka.

Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Muhammad Salam alias Lilo AK saat ditemui awak media di kantor DPRD Bone, Kamis (19/12), menegaskan bahwa meski program UHC di Bone tidak berjalan seperti sebelumnya namun dipastikan warga Bone tetap mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

“Sebenarnya Bukan UHC yang berhenti, ada fasilitas khusus yang kemarin Bone dapatkan, non cut off artinya masyarakat Bone tinggal membawa KTP, hari itu juga aktif, sekarang karena pemerintah daerah kabupaten Bone tidak membayar iuran yang seharusnya diselesaikan, yang sebenarnya menjadi tanggung jawab Pemprov Sulsel, tetapi secara MoU BPJS ini bekerja sama dengan Kabupaten Bone ,makanya fasilitas itu dihilangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Lilo AK menjelaskan pihaknya telah melaksanakan rapat dengan instansi terkait baik Rumah Sakit juga dinas kesehatan yang membawahi seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bone, dalam hal ini DPRD Kabupaten Bone meminta layanan kesehatan gratis di Bone tetap berjalan sebagaimana mestinya sperti kemarin.

Baca juga :   Kolaborasi Pemerintah, TNI dan Polri, Ruas Jalan Atula, Ladongi dan Raraa Diperbaiki

Dalam rapat tersebut komisi IV DPRD telah memanggil BKAD dan menyerukan agar dinas kesehatan,,rumah sakit menggratiskan pelayanan. Kesehatan Kabupaten Bone ketika ada yang mau dilayani tetapi tidak memiliki uang,

“DPRD kabupaten Bone tidak ingin ada masyarakat Bone yang tidak bisa berobat atau tidakk bisa dilayani kesehatannya hanya karena tidak ada uangnya

‘Bagaimana antisipasinya kami meminta
Ketika ada masyarakat kita yang tidak membutuhkan pelayanan intensif rawat inap atau penanganan khusus maka kami minta digratiskan, selanjutnya jika ada masyarakat yang butuh pelayanan khusus seperti rawat inap dan lainnya itu bisa menggunakan dana BTT yang ada di pemda,” bebernya.

Dalam rapat berikutnya disepakati Setiap warga Bone yang mau berobat dikatakannya akan dilayani dengan gratis ,ini merupakan hasil rapat kerja komisi IV DPRD bersama Dinas keuangan, Dinas kesehatan, Rumah Sakit pancaitana, Rumah Sakit Tenriawaru, yang dihadiri wakil ketua DPRD khairul Amran serta LIlo Ak Sebagai pimpinan Komisi IV beserta jajarannya yang telah bersepakat bahwa pelayanan kesehatan gratis yang ada di Kabupaten Bone tetap berjalan sesuai harapan warga Bone.

Baca juga :   Pesparawi Nasional XIII 2022, Sultra Raih Champion Solo Usia 7-9 Tahun

“Setiap warga negara indonesia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan secara bersama-sama, artinya siapapun itu hak sehatnya sama semua, tidak ada masyarakat Bone yang tidak bisa berobat karena tidak punya uang,” pungkasnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 149 kali

Baca Lainnya

Dorong Peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja Lokal, IPIP Buka Pelatihan Alat Berat Angkatan ke-7

27 April 2026 - 18:09

PT Vale Gelar Pelatihan ACLS untuk Tenaga Medis

25 April 2026 - 15:37

Perkuat Strategi Keuangan Berkelanjutan, PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Senilai US$750 Juta

23 April 2026 - 20:45

USN Kolaka Gandeng PT Ceria, Perkuat Pendidikan Berbasis Industri

22 April 2026 - 14:25

Dukung Indonesia Bebas TBC 2030, PT Vale Gencarkan Sosialisasi PHBS

21 April 2026 - 14:55

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan

20 April 2026 - 20:54

Trending di Berita Utama