SULTRAKITA.COM, JAKARTA — Kabupaten Bone siap menjadi salah satu lumbung pangan terdepan di Indonesia Timur. Hal ini ditegaskan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dalam Rapat Koordinasi Strategis di Kementerian Pertanian RI, Rabu (28/5), sebagai bentuk komitmennya mendukung program swasembada pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, serta Wakil Menteri Pertanian.
Mereka bersinergi menyusun langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan pangan secara berkelanjutan dan merata hingga ke daerah.
Sebagai pemimpin daerah dengan latar belakang pertanian dan kehutanan, Andi Asman Sulaiman menegaskan kesiapan Bone dalam mendorong ketahanan pangan melalui penguatan infrastruktur pertanian, pembinaan petani, serta penerapan inovasi di sektor hortikultura dan perkebunan.
“Kabupaten Bone memiliki lahan subur dan SDM yang handal. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimis bisa menjadi daerah percontohan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan,” tegas Andi Asman.
Ia menambahkan, upaya ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri pangan. Dengan sinergi yang kuat antara kementerian, TNI, dan pemerintah daerah, target swasembada pangan bukan sekadar wacana, melainkan realitas yang akan mengangkat martabat bangsa di kancah global.
Rapat koordinasi ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat integrasi program pusat dan daerah, sekaligus mempertegas peran Bone sebagai salah satu penopang pangan nasional di masa depan. (WRD)






