Menu

Mode Gelap

Kota Kendari ยท 6 Jun 2021 11:12 WITA

Tawarkan Investasi, H. Suardi : SSB Hadir Untuk Membangun Daerah


 Tawarkan Investasi, H. Suardi : SSB Hadir Untuk Membangun Daerah Perbesar

SULTRAKITA. COM, KENDARI – Saat ditemui disalah satu Warung Kopi (Warkop) di Kota Kendari, Presiden Direktur PT. Sumber Surya Buana (SSB), H. Suardi mengatakan, SSB hadir di Indonesian untuk membangun daerah, dan pihaknya ingin menawarkan investasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, Sabtu, (5/6/2021).

” Perusahaan ini bergerak dibidang Investasi dan kami hadir untuk membangun daerah diseluruh wilayah Indonesia, terutama untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, perkantoran, rumah sakit serta pembangunan di bidang industri,” jelasnya.

H. Suardi menjelaskan, sebelumnya Ia bekerja pada perusahaan China pada tahun 2000an sebagai kantor perwakilan Hongkong yang bertempat di Jakarta. Perjalanan demi perjalanan, Ia kemudian diundang oleh salah satu kementerian BUMN CHINA.

” Disinilah kami menyepakati rencana investasi untuk Indonesia saat itu kami membawa PT. Sumber Surya Buana. Dimana dalam pertemuan tersebut, kami dengan pihak BUMN CHINA, Yayasan Tionghoa, Pemerintah Taiwan serta Negara Singapura, menandatangani perjanjian dengan nilai dana keseluruhan sebesar 40 Triliun. Insyah Allah bulan ini sudah ada realisasi dari setengahnya,” bebernya.

Lanjutnya, dan Investasi ini tetap akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Indonesia. Dimana Investasi ini berupa pendanaan dalam pengembangan kawasan industri, kawasan Pariwisata, infrastruktur seperti jalan, Rumah Sakit serta sebagainya. Dimana kerjasama ini, akan melibatkan baik itu Pemerintah Provinsi, Kota maupun Kabupaten.

” Kami sudah bertemu dengan beberapa Kepala Daerab bahkan menghubungi Kepa Daerah melalui via telepon. Dimana perjanjian yang sudah kami lakukan dengan Pemerintah Kota Serang Banten, yang kedua Kota Baru Kalimantan Barat yakni Kabupaten Kuburaya, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kolaka, kemudian Kota Baru Kalimantan Timur dan ini yang sudah ditandatangani. Saat ini yang sudah diurus yakni perizinan, lokasi, Master Pland serta rencana anggaran biaya sudah semuanya,” ulasnya.

Kata Suardi, Investasi ini merupakan bantuan dengan bunga lunas. Akan tetapi bantuan ini, SSB sebagai pengawasan dan pemberi modal yang diberikan kepercayaan dari Pemerintah China.

” Dengan adanya Investasi ini, kami membangun daerah dengan prioritas utama yakni Provinsi Sulawesi Tenggara. Ada beberapa Kabupaten yang akan digenjot di Sulawesi Tenggara yakni Buton Tengah, Muna, Muna Barat, Konawe Kepulauan, Buton Selatan, Buton Utara, Kabupaten Kolaka serta lainnya,” urainya.

Sambungnya, dalam pembangunan ini, ada beberapa industri yang akan dibangun. Dengan semua perencanaan dan gambar wilayah serta Master Pland pembangunan sudah ada serta lengkap dengan perizinannya melalui Kementerian. Nantinya, setelah pekerjaan ini mulai berjalan, akan melibatkan serta merekrut tenaga lokal.

” Rencana pengerjaannya akan dimulai tahun ini, dengan persyaratan setiap Pemerintah Daerah sudah melengkapi semua dokumen sesuai dengan pelaporan dari Kementerian Investasi. Ada kemungkinan masih satu bulan bergulir bisa kita cairkan mengenai pendanaan, karena masih menunggu persetujuan dari bapak presiden. Apalagi Investasi ini bukan uang sedikit, namun jumlah uang yang cukup banyak,” tandasnya.

Suardi kembali menjelaskan, Investasi dan pendanaan ini bukan merupakan proyek Pemerintah namun pinjaman dari lembaga atau yayasan dalam hal ini PT. SSB yang pengerjaannya akan dikelola oleh perusahaan SSB. Apalagi sampai saat ini, Perusahaan SSB sudah melengkapi perizinan, baik dari kawasan industri, pembangunan perkotaan, kawasan Pariwisata. Bisa dikatakan Investasi ini dari Perusahaan SSB melalui dana dari Negara China.

” Saat ini tinggal menunggu waktu Presiden RI untuk kami melakukan presentasi, mengenai program ini demi membangun semua infrastruktur dan kawasan industri di Indonesia. Dan perlu diketahui, hampir semua Kepala daerah yang kami sudah temui serta sudah dihubungi melalui via telepon, mereka sangat respon dan mendukung investasi ini,” imbuhnya.

Apalagi, tambah H. Suardi pihaknya menawarkan pembangunan dengan cara kerjasama. Dalam hal ini Pemda mempunyai progres pembangunan, SSB yang akan membangunkan kemudian Pemda yang akan mencicil ke perusahaan SSB. Dengan perjanjian setiap tahunnya Pemerintah harus membayar kepada SSB melalui APBD maupun APBN, karena pembangunan ini yang membangun SSB dan dengan dana dari Investor.

” Nantinya setelah adanya pembangunan ini, SSB akan melibatkan perusahaan lokal sebagai sub kontraktor yang akan mengerjakan setiap pembangunan yang telah disepakati. Jadi SSB hadir untuk mempercepat pembangunan yang ada di seluruh Indonesia khususnya di setiap daerah, sehingga bisa mempercepat perkembangan pembangunan didaerah,” pungkasnya. (IKL)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

Baca Lainnya

Peringati Hardiknas 2022, Wali Kota Kendari Harapkan Pendidikan Semakin Maju

13 Mei 2022 - 11:55 WITA

Pemkot Mulai Terapkan Teknologi KENDARIVERSE

11 Mei 2022 - 21:20 WITA

Pemkot Kendari Gelar Gowes Eksekutif dan Komunitas

8 Mei 2022 - 12:01 WITA

Toyota Trust Catat Penjualan Mobil Bekas Meningkat 30 Persen Menjelang Lebaran

28 April 2022 - 15:46 WITA

Peduli Pendidikan, Wali Kota Kendari Serahkan Beasiswa

26 April 2022 - 16:33 WITA

Pelanggan Kalla Toyota Palopo Berhasil Bawa Pulang Grandprize Toyota Agya

21 April 2022 - 19:59 WITA

Trending di Kota Kendari
error: Content is protected !!