SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi (DKP Wakatobi), memastikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tomia segera berfungsi pada Oktober 2018. Hal ini menyusul telah dilakukannya penyambungan jaringan listrik oleh PLN Rayon Wangi-wangi.
Oktwinus Pelaksana Tugas (Plt) DKP Wakatobi menyebutkan, sejauh ini penyambungan Jaringan Listrik oleh PLN berupa Pemasangan Tiang Listrik, instalasi dan Travo sudah mulai rampung. Karenanya tahun ini target difungsikannya TPI bisa terlaksana.
“Penyambungan listrik itu kami pihak ketigakan dan kita menunggu proses selanjutnya, ini sesuai target kami bahwa awal bulan sepuluh itu TPI Tomia akan beroperasi. Semoga ini bisa diwujudkan karena pekerjaan tinggal sedikit,” jelas Oktawinus saat dikonfirmasi (Selasa, 28/8).
Lanjut Oktawinus, dengan berfungsinya TPI Tomia diharapkan akan menjawab beberapa persoalan yang di alami nelayan di Tomia dan Binongko, salah satunya terkait sulitnya nelayan mendapat suplai es balok, karenanelayan hanya menggunakan es batu skala rumah tangga.
“Untuk kapal-kapal tangkap bisa saja kita arahkan untuk membeli Es Balok di TPI tomia dan ES batu skala rumah tangga bisa di gunakan untuk nelayan kecil yang ada di Binongko,” lanjutnya.
Ditempat terpisah, Plt Manager PLN Wangi-wangi Bahtiar menyebutkan, untuk melayani kebutuhan Listrik di TPI Tomia setidaknya dibutuhkan listrik dengan kapasitas 105 Kilo Watt Hour (KWH), sementara suplai listrik yang disediakan PLN mencapai 106 KWH. Hal ini lebih dari cukup untuk mengoperasikan TPI Tomia termasuk pabrik Es Balok
“Secara infrastruktur sudah tidak ada kendala, kapasitas travo yang kami siapkan itu 106 KWH, sudah bisa digunakan untuk TPI Tomia”, singkatnya. (Man)






