SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Perusahaan Tambang Rejeki Kolaka (TRK) Holding menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lokal melalui kebijakan perekrutan tenaga kerja yang berpihak pada warga sekitar wilayah operasional.
Dari hampir 1.000 karyawan yang telah direkrut hingga saat ini, sekitar 95 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. Sementara tenaga kerja dari luar daerah hanya sekitar lima persen.
Founder dan CEO TRK Holding, H. Najamuddin Haruna, mengatakan, perekrutan tenaga kerja tersebut dilakukan secara terbuka dan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
“Untuk karyawan saat ini sudah hampir 1.000 orang dari target 3.000 orang. Komposisinya sekitar 5 persen tenaga kerja dari luar dan 95 persen tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perusahaan memang berupaya memaksimalkan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar sebagai bagian dari kontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah.
Selain itu, seluruh pekerja yang direkrut juga telah didaftarkan dalam program perlindungan ketenagakerjaan.
“Kami bekerja sama langsung dengan Disnaker dan seluruh karyawan sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Semua direalisasikan sesuai dengan ketentuan Kepmen Disnaker,” jelasnya.
Seiring dengan perkembangan proyek yang sedang berjalan, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan masih akan terus meningkat. Saat ini pengembangan proyek yang dikerjakan perusahaan baru mencapai sekitar 30 persen dari target pembangunan yang direncanakan hingga tahun 2027.
Dengan target total sekitar 3.000 tenaga kerja, perusahaan masih membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam pembangunan kawasan tersebut.
Di sisi lain, TRK juga menyampaikan bahwa aktivitas perusahaan saat ini difokuskan untuk mendukung kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Target kami tahun 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya, yaitu fokus pada aktivitas pembangunan di kawasan PSN,” katanya.
Selain menjalankan kegiatan operasional, perusahaan juga melakukan sejumlah kegiatan sosial, terutama selama bulan Ramadan. Salah satunya melalui pembagian bantuan beras kepada sejumlah pihak, termasuk tenaga honorer di lingkup pemerintah daerah.
“Kami ingin berbagi di bulan puasa ini. Masih banyak teman-teman yang berstatus honorer dan mungkin belum mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, perusahaan juga akan menggelar perayaan hari ulang tahun TRK yang direncanakan berlangsung pada 4 April mendatang dengan menghadirkan artis ibu kota untuk menghibur karyawan dan masyarakat sekitar.(bak)






