Menu

Mode Gelap

Berita Utama ยท 16 Jul 2022 13:46

Vaksin Booster Jadi Syarat Utama Perjalanan Menggunakan Pesawat


Vaksin Booster Jadi Syarat Utama Perjalanan Menggunakan Pesawat Perbesar

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Kementerian Perhubungan menerbitkan aturan terbaru bagi penumpang transportasi udara selama pandemi Covid-19. Aturan terbaru itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 70 Tahun 2022 yang mulai berlaku efektif 17 Juli mendatang.

Baca juga :   Bupati Bone Lepas 212 Calon Jamaah Haji Kloter 1

Dimana dalam SE tersebut pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara tak wajib menunjukkan hasil negatif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Antigen apabila sudah mendapatkan vaksinasi booster.

Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas Sulawesi Tenggara (Sultra) dr H Hasmudin SpB mengatakan, pihaknya telah menerima informasi aturan terbaru tersebut, tentang perjalan keluar daerah dengan moda transportasi udara wajib memiliki tiga kali vaksinasi yakni booster.

“Jadi yang sudah memiliki tiga kali vaksin sampai dengan booster ini tidak perlu bawa surat keterangan antigen maupun PCR. Sementara baru dua kali dosis vaksinasi wajib antigen sementara baru satu kali vaksin harus PCR,” katanya saat di wawancarai di ruang kerjanya.

Dokter Spesialis Bedah Bahteramas ini menambahkan, pihaknya siap melayani masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan antigen maupun PCR dalam hal keperluan untuk keberangkatan.

Baca juga :   PPDB, Kadikbud Sultra Imbau Orang Tua Pastikan Jalur Pilihan Anak

“Artinya satu hari sebelum keberangkatan mereka sudah datang periksakan diri ke labolatorium, karena ini waktunya. Kecuali antigen cepat bisa ditungguin hasilnya, tapi kalau misalnya untuk PCR itu butuh waktu 5 sampai 6 jam baru ada hasil. Jadi kalau mau berangkat sore, baru datang pagi periksa maka mungkin hasilnya tidak bisa, baiknya satu hari sebelum keberangkatan sudah datang periksa,” jelasnya.

Olehnya Mantan Direktur RSUD Palagimata Baubau ini menghimbau, kepada seluruh masyarakat di 17 kabupaten kota se-Sultra untuk segera vaksinasi booster ditempat pelayanan-pelayanan kesehatan terdekat.

“Karena vaksin booster ini sudah menjadi kebutuhan kita, bukan dipaksakan. Karena ini untuk kita, tujuannya untuk membentuk kekebalan. Adapun vaksin pertama dan kedua itu sudah terbentuk tetapi dengan adanya booster kekebalan lebih diperkuat atau diperbesar kekuatannya. Olehnya masyarakat yang belum vaksin booster segera booster, supaya kekebalan terhadap virus ini lebih baik,” ungkapnya. (Pry)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Tanggapi Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Perlu Komunikasi dan Kepastian Hukum, Jangan Ada Premanisme Industrial

5 Agustus 2026 - 15:20

MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh Bagi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

5 Agustus 2026 - 09:16

Kejari Kolaka Kunjungi IPIP, Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Penegakan Hukum

4 Agustus 2026 - 16:45

Pekan Raya ANTAM Jadi Ajang Promosi UMKM dan Hiburan Masyarakat Kolaka

30 Juli 2026 - 08:45

Produksi Nikel Naik 19 Persen, PT Vale Catat Laba Bersih US$61 Juta pada Triwulan II 2026

29 Juli 2026 - 23:11

Syarifuddin Tundreng Terpilih Pimpin USN Kolaka, Ajak Sivitas Akademika Bersatu Bangun USN

29 Juli 2026 - 12:23

Trending di Berita Utama