Menu ✖

Mode Gelap

Sulselkita · 11 Jun 2025 13:41

Wabup Bone Buka Bimtek Penyelenggaraan Kebun Dapur untuk Ketahanan Pangan


 Wabup Bone Buka Bimtek Penyelenggaraan Kebun Dapur untuk Ketahanan Pangan Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Wakil Bupati Bone (Wabup) Andi Akmal Pasluddin membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Pemanfaatan Lahan Pekarangan (Kebun Dapur) di Hotel Helios, Rabu (11/6). Kegiatan ini digelar Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bone bersama Tim CIFOR-ICRAF guna mendukung pengembangan Desa B2SA.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani dan aparatur desa tentang pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi, pengelolaan lahan berkelanjutan berbasis sumber daya lokal dan pembangunan desa mandiri melalui ketahanan pangan

Dalam sambutannya, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan Bimtek digelar sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan, juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat desa.

“Kegiatan ini mengusung tema Pengembangan Desa B2SA, sebuah inisiatif yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.

“Pengembangan kebun dapur berbasis sumber daya lokal akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat, di mana setiap desa memiliki potensi besar untuk dikelola lebih baik demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Wabup Andi Akmal Pasluddin juga mengapresiasi kolaborasi Dinas Ketapang Bone dan CIFOR-ICRAF, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memaksimalkan lahan pekarangan.

Baca juga :  Pria di Bone Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone bersama dengan Tim CIFOR-ICRAF,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Bone, yakni mewujudkan Kabupaten Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Tidak hanya itu, pengembangan desa yang mandiri, adil, dan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan yang dijalankan,” pungkasnya.

Koordinator Provinsi ICRAF Sulsel Muhammad Syahrir menambahkan, program ini mengedukasi petani tentang pentingnya swasembada pangan bergizi yang dikembangkan secara berkelanjutan dan berklaster.

“Pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi merupakan solusi inovatif menghadapi tantangan urbanisasi dan keterbatasan lahan,” singkatnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

FISIEPRENEUR USN Kolaka Dorong Mahasiswa Berwirausaha

28 Oktober 2026 - 18:01

Buka Akses Pasar, Vale Indonesia Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Morowali

28 Oktober 2026 - 16:53

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

27 Oktober 2026 - 21:10

Gebyar Bulan Bahasa 2026, USN Kolaka Dorong Kreativitas dan Literasi Generasi Muda

27 Oktober 2026 - 09:47

Trending di Berita Utama