Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 12 Jun 2024 12:21

1022 Siswi di Bone Pentaskan Tari Paduppa Ikon Sulsel Menari


 1022 Siswi di Bone Pentaskan Tari Paduppa Ikon Sulsel Menari Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Sebanyak 1022 Siswi di Kabupaten Bone turut meramaikan event Sulsel Menari yang digelar serentak oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (12/6).

1022 Penari tersebut berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kabupaten Bone.

Tak kurang 30 SMA dan 9 SMK berpartisipasi menyukseskan event Sulawesi Selatan Menari tersebut, yang kesemuanya adalah berjenis kelamin perempuan.

Tarian yang ditampilkan dalam momen tersebut adalah salah satu tarian sakral dalam adat budaya Sulawesi Selatan yaitu tari Paduppa.

Tari Paduppa merupakan tari penyambutan yang dilakukan oleh penari wanita untuk menyambut tamu-tamu kehormatan atau tamu kerajaan pada zaman dahulu kala.

Tari tersebut dilakonkan oleh para penari dari bangsawan bugis pada era kerajaan, namun seiring dengan perkembangan Zaman hal tersebut dapat dilakonkan oleh segenap kalangan masyarakat.

Kepala dinas cabang dinas pendidikan wilayah 3 provinsi Sulawesi Selatan, Andi Syamsu Alam menuturkan Tari Paduppa menjadi ikon Sulsel menari karena Tari Paduppa dianggap sebagai tarian yang mewakili jati diri adat Sulawesi Selatan.

Baca juga :   Danlantamal VI Makassar Kunjungi Kampung Halaman Sekaligus Tinjau Bakal Posal di Bone

“Kegiatan Sulsel menari ini serentak dilaksanakan di 24 Kabupaten/kota Sulawesi Selatan dan merupakan salah satu program Sulsel bagaimana melestarikan budaya dan menanamkan jati diri kepada generasi penerus bangsa untuk lebih memahami dan memotivasi dirinya untuk menghargai dan melestarikan budaya di Sulawesi Selatan khususnya tari Paduppa, ” terangnya.

Andi Syamau Alam juga mengungkapkan tari Paduppa adalah tari bersejarah yang harus dilestraikan keberadaannya.

“Tari Paduppa diangkat dalam Sulsel menari karena tari Paduppa sangat populer dahulu, juga merupakan tarian kehormatan yang dilaksanakan ketika ada kegiatan kerajaan,sangat bersejarah,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan Dengan momen Sulsel menari ini ditargetkan dapat meraih penghargaan rekor MURI.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk pencapaian rekor MURI, Suatu kebanggaan bagi kita untuk menanamkan kepada diri anak cucu kita bahwa tradisi dan budaya tidak boleh hilang,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Bone Andi Islamuddin menyatakan kegembiraannya atas diangkatnya Tari Paduppa dalam momen Sulsel Menari tersebut.

“Tarian Paduppa merupakan tarian yang disajikan ketika ada tamu-tamu penting yang bertandang dalam suatu daerah, saya bangga dan berterima kasih dalam kegiatan yang dilakukan,” tutupnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

Baca Lainnya

Kube Dapat Jatah Paket Hibah, Ini Kata Andi Islamuddin

20 Juli 2024 - 11:57

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Wakatobi tahun 2024 Terbaik Ke-6 di Sulawesi Tenggara

19 Juli 2024 - 23:59

Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Ini Sederet Capaian Pemda Wakatobi di Survey BPS 2024

19 Juli 2024 - 21:22

Diterpa Isu Negatif, Begini Penjelasan Kepala Bappeda Wakatobi

19 Juli 2024 - 20:17

Harmonisasi Perencanaan Pembangunan, Pemda Wakatobi Gelar FGD Rancangan Teknokrat RPJMD

19 Juli 2024 - 19:58

Toyota Rush, Cicilan Tanpa Bunga Nol Persen

19 Juli 2024 - 17:53

Trending di Berita Utama