Menu

Mode Gelap

Opini ยท 1 Des 2020 23:25 WITA

49,3 Persen Masyarakat Wakatobi Ingin H Arhawi Kembali Jadi Bupati


 49,3 Persen Masyarakat Wakatobi Ingin H Arhawi Kembali Jadi Bupati Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Laporan Survey The Haluoleo Institute (THI) menempatkan Pasangan H Arhawi – H Hardin Laomo (HALO) dengan Elektabilitas 51,9 Persen, tertinggi dibanding Pasangan Haliana – Ilmiati Daud (HATI) 42,7 Persen, dan untuk Swing Voters 5,4 Persen.

THI juga mengukur Opini masyarakat tentang tingkat keberhasilan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi beberapa tahun terakhir, hasilnya sebanyak 52,5 Persen Masyarakat menyatakan Pemda berhasil dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Wakatobi.

Sisanya sebanyak 35,5 Persen masyarakat menyatakan kurang berhasil, 4,1 Persen menyatakan tidak berhasil sama sekali, dan 7,9 Persen masyarakat tidak tau/ tidak menjawab.

Sementara untuk Kinerja Calon Bupati Incumbent H Arhawi, sebanyak 55,4 Persen Puas (Akumulasi Sangat Puas dan Cukup Puas), 32,5 Persen Kurang Puas, dan 9,1 Persen Tidak Puas, serta 3,0 Persen tidak tau atau tidak jawab.

Hal ini tentu menyebabkan tingginya antusias Masyarakat untuk memilih kembali Calon Bupati Incumbent H Arhawi, sebagai Bupati Wakatobi Periode 2021-2026.

Berdasarkan laporan Survey THI, sebanyak 49,3 Persen Masyarakat Wakatobi menginginkan kembali H Arhawi untuk menjadi Bupati Wakatobi Periode 2021-2026, dan hanya 40,7 Persen tidak menginginkan kembali, serta 10,0 Persen tidak tau atau tidak jawab.

” Laporan ini kami buat dengan mempertahankan kaidah metodologi sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, tanpa rekayasa terhadap nilai maupun kandungan informasi di dalamnya. Secara etika dan hukum yang berlaku, kami mempertanggung jawabkan segala konsekuensi terhadap nilai laporan survey ini, ” kata Naslim Sarlito Alimin (Direktur Eksekutif The Haluoleo Institute) dalam rilisnya.

Untuk diketahui, Survey THI bertajuk ‘Menakar Kekuatan Incumbent’ di Kabupaten Wakatobi, digelar pada 13 Sampai 16 November 2020, dengan melibatkan 880 responden yang tersebar di Delapan Kecamatan.

Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan Quisioner, dengan Metode Multi Stage Random Sampling, serta Margin Eror 3,4 Persen dengan tingkat Kepercayaan 95 Persen. (UH)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Potensi TOGA Untuk Meningkatkan Imunitas Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Kelurahan Puuwatu, Kota Kendari

16 Januari 2022 - 18:32 WITA

Nasib Perempuan Akibat Pernikahan Dini

8 Januari 2022 - 19:19 WITA

SKT, SPPT atau PBB Bukan Bukti Kepemilikan Hak Tanah

12 Oktober 2021 - 08:55 WITA

KKN dalam Perspektif Hukum Pidana

5 September 2021 - 15:32 WITA

Sulitnya Palestina Berdaulat

21 Mei 2021 - 10:04 WITA

24 Tahun Permasalahan Ganti Rugi Lahan Bandara Maranggo Tomia, Berikut Kisahnya

21 Mei 2021 - 01:01 WITA

Trending di Opini
error: Content is protected !!