SULTRAKITA.COM, BURANGA – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Pemkab Butur) melalui Dinas PUPR Butur mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp.130 miliar untuk jalan dan Rp.32 miliar untuk jembatan penghubung Langere – Tanah Merah.
“2022 ini Bidang Bina Marga mendapatkan alokasi anggaran dana PEN dan DAK. Dana PEN 130 M untuk jalan, jembatan 32 M. Untuk DAK ruas Ereke – Elahaji 3,6 M dan Ereke – Lemo 3,8 M,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Butur Zalman pada awak media beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, kegiatan yang menggunakan dana PEN yaitu, peningkatan jalan Kecamatan Kulisusu, nilai kontrak Rp.35,6 miliar, untuk ruas jalan Eelahaji – TPA 3.454 meter, jalan Laode Gola 523 meter, jalan Pendidikan 1.325 meter, jalan Pelabuhan 368 meter, jalan Yos Sudarso 281 meter, jalan Sugito Sumodiharjo 1.632 meter, jalan Takaora 495 meter.
Jalan Laode Gure 650 meter, By Pass 525 meter, Mesjid Agung 229 meter, Balubi 93 meter, jalan Ipe Hawaki 465 meter, jalan Eebula 973 meter, jalan gaumalanga 560 meter, jalan Saraea – Membuku 1.033 meter. Jalan Komples Bumi Saraea segmen satu 760 meter, jalan Komples Bumi Saraea segmen dua 606 meter.
Peningkatan jalan Kecamatan Kulisusu Barat nilai kontrak Rp.15,6 miliar, untuk ruas jalan Bumi Lapero – Langere 9.700 meter dan Mekar Jaya 1.300 meter.
Peningkatan jalan Kecamatan Kulisusu Utara nilai kontrak Rp.18,5 miliar, untuk ruas jalan Labuan – Kurolabu 6.715 meter. Peningkatan jalan Wakorumba Utara sekitar Rp.12 miliar untuk UPT Laeya.
Peningkatan jalan Kecamatan Kambowa, nilai kontrak Rp.3,2 miliar, untuk ruas jalan Desa Konde 1.833 meter.
Peningkatan jalan Desa Eensumala – Desa Koboruno, Kecamatan Bonegunu dengan nilai kotrak Rp. 21,7 miliar, untuk jalan simpang tiga Buranga – Pelabuhan 3.560 meter, jalan PPK satu 646 meter, jalan Abd Naim 319 meter, jalan Nusa Indah 557 meter, jalan Mesjid 350 meter, jalan Flamboyan 653 meter.
Selanjutnya, jalan Teratai 942 meter, jalan Nelayan 737 meter, jalan Cempaka 168 meter, jalan Kamboja 498 meter, jalan Melati 280 meter, jalan Mawar III 201 meter, jalan Mawar II 125 meter, jalan Mawar I 177 meter, jalan Anggrek 349 meter, dan jalan Koboruno 739 meter.
Kemudian, peningkatan jalan Desa Waode Angkalo Kecamatan Bonegunu dengan nilai kontrak Rp. 18,3 miliar, untuk jalan Buranga – Waode Angkalo 3.854 meter, serta jalan Waode Angkalo 3.360 meter.
“Sementara DAU untuk jalan simpang tiga Lantagi 900 juta, jalan Desa Ronta 660 juta, jalan Rantegola – Gunungsari 660 juta, rehab jembatan Gunungsari 450 juta dan box cover Ungka – Ungkaea 500 juta menuju kontrak. Kalau yang menggunakan dana PEN dan DAK semua sudah melaksanakan kerja,” jelas Zalman. (dar)






