SULTRAKITA.COM, BURANGA – Sebanyak 122 orang petugas lapangan yang akan melaksanakan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di wilayah Kabupaten Buton Utara (Butur) mengikuti pelatihan disalah satu Hotel di Kecamatan Kulisusu, Senin (30/9).
Pelatihan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Butur ini dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah Butur Muhammad Hardhy Muslim.
Sekda Butur dalam sambutannya mengatakan, pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu, tidak hanya untuk program perlindungan sosial, tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga yang dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah.
Tujuan dari Pendataan Awal Regsosek ini adalah untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.
“Demi kelancaran penyelenggaraan proses pendataan awal Regsosek 2022, perlu ada keseragaman konsep dan definisi yang dipahami oleh petugas pendataan. Oleh karena itu, pelatihan Petugas menjadi salah satu hal yang penting dalam pelaksanaan Regsosek,” katanya.
Ditempat yang sama, Kepala BPS Butur Musdin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tahapan akhir pelatihan pendataan Regsosek, dimana sebelumnya telah dilakukan pelatihan Instruktur Nasional di BPS Pusat dan pelatihan instruktur daerah oleh BPS Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Adapun yang hendak dicapai dalam pelatihan ini yakni, tercapainya tujuan dan output pendataan awal Regsosek yang berkualitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelatihan itu secara khusus meningkatkan kemampuan petugas dan menyamakan persepsi dalam memahami konsep definisi, tata cara pengisian kuesisoner, alur pertanyaan, pemeriksaan dokumen dan keseluruhan SOP pelaksanaan lapangan pendataan Awal Regsosek.
Diketahui, peserta pelatihan petugas pendataan awal Regsosek 2022 gelombang 1 terdiri dari, 3 orang instruktur daerah, 51 orang PCL yang berasal dari tenaga non organik, 17 orang PML yang berasal dari tenaga non organik, 4 orang Koseka yang berasal dari organik BPS Butur, 6 orang panitia. Kegiatan dilaksanakan 3-4 Oktober 2022. (dar)






