SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Komitmen pasangan Cagub Sultra Nomor Urut 3, Rusda Mahmud dan LM Sjafei Kahar untuk Percepatan pemekaran propinsi Buton kepulauan, nampaknya tidak setengah hati.
Pasalnya Dalam Orasi Politiknya di Hadapan Ratusan Warga Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi, Rusda Mahmud (Cagub Sultra nomor Urut 3), menyampaikan komitmennya merealisasikan pemekaran Kabupaten Buton Kepulauan (Jumat,2/3).
Menurut Rusda Mahmud, dalam seratus hari Kepemimpinan jika dipercaya menjadi Gubernur Sultra Periode 2019-2023, dirinya bersama LM Sjafei Kahar akan membentuk Panitia Percepatan Propinsi Buton Kepulauan, yang di Ketuai oleh LM Sjafei Kahar.
“seratus hari saya bisa jamin karena itu merupakan kontrak politik saya bersama pak Sjafei Kahar. Seringkali bapak LM Sjafei Kahar mengungkapkan bahwa disisa hidupnya, ia hanya ingin melihat Propinsi Buton Kepulauan mekar.”, ungkap Rusda Mahmud
Untuk Pemekaran Propinsi Buton Kepulauan, kata Rusda Mahmud, sebenarnya tidak tidak banyak kendalanya, karenanya Propinsi Buton Kepulauan ini, mutlak harus dimekarkan secepatnya. Ia melihat, kendala pemekaran kepton selama ini hanya pada pertimbangan kekuasaan saja.
“kalau pemimpin haus kekuasaan atau berambisi itu akan sulit, contoh jika kepton mekar otomatis kalau gubernur Sutra datang ke kepton tidak lagi dikalungi bunga, tidak lagi disiapkan mobil, tidak lagi disiapkan hotel, kira-kira itu pertimbangannya,” tutur Rusda Mahmud Sambil berkelakar.
Pertimbangan lainya, lanjut Rusda Mahmud, jika Propinsi Buton Kepulauan mekar, akan banyak potensi di kepton yang tidak lagi menjadi kewenangan Gubernur Sultra, “kan itu yang menjadi kendala kalau urusan tehnis dan persyaratan, propinsi kepton sudah memenuhi syarat, tinggal kita yang menjemput di Pemerintah Pusat.”
Lebih lanjut kata Rusda Mahmud, tidak ada alasan Buton Kepulauan tidak menjadi Propinsi baru, karena menurut mantan Bupati Kolaka Utara ini, dahulu sebelum Indonesia merdeka, status Buton keseluruhan sebetulnya mirip sebuah negara (Kesultanan Buton), namun setelah indonesia merdeka, dengan di dorong kecintaannya kepada Negara Republik Indonesia, Kesultanan Buton rela menjadi Kabupaten di Sultra Dalam Wilayah NKRI.
“Jadi itulah keyakinan saya, Insha Allah jika saya dirahmati (menjadi gubernur Sultra), saya akan berjuang mati-matian untuk pemekaran Propinsi Kepton”, ungkap Rusda Mahmud disela-sela orasi politiknya.
Demikin halnya disampaikan H Masiudin, ketua Partai PKB Kabupaten Wakatobi, menurutnya pilihannya jatuh ke pasangan Cagub Sultra Nomor Urut 3, Rusda Mahmud – LM sjafei kahar, karena seperti diketahui LM Sjafei Kahar adalah tokoh pemekaran di Sultra yang senantiasa berupaya dan ikhlas memberikan kesejahteraan kepada seluruh daerah, utamanya bagi daerah yang meminta dimekarkan menjadi daerah otonomi baru.
” kalau kita lihat, hampir semua daerah pemekaran kabupaten di Kepulauan Buton saat ini diawali dorongan dan keikhlasan LM Sjafei Kahar untuk melepasnya dari wilayah Kabupaten Buton yang ia pimpin saat itu, dari sini bisa dilihat pasangan Rusda Mahmud – Sjafei Kahar ini betul-betul memiliki Komitmen untuk percepatan pemekaran Propinsi Buton Kepulauan,” tutup H Masiudin. (Man)






