SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Kepolisian Daerah Resort Wakatobi (Polres Wakatobi) mengelar deklarasi anti berita hoax dan money politic bersama penyelenggara Pemilu, Partai Politik dan Tim Sukses (Timses) Calon Gubernur Sultra 2018-2023, di Mapolres Wakatobi (Jumat, 9/3).
Deklarasi bersama dengan tajuk ‘Deklarasi Anti Hoax, Anti Hate Speech Anti Sara dan Anti Money Politic’ itu merupakan tindakan pencegahan dini terhadap berbagai kemungkinan pelanggaran dalam Pilgub yang di helat akhir Juni 2018.
Kapolres Wakatobi, AKBP Hadi Winarno menyebutkan, dengan penandatanganan deklarasi bersama itu diharapkan dapat meminimalisir penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, serta isu Sara dan Money Politic.
“Jika terjadi hal yang tidak diinginkan dan bila ditemukan oknum penyebar berita hoax, maka akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku”, kata AKBP Hadi Winarno.
Lebih lanjut, AKBP Hadi Winarno berharap kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu agar terus mensosialisasikan kepada masyarakat Wakatobi tentang pentingnya mewaspai penyebaran berita hoax dan money politik, sehingga bisa tercipta pilkada yang damai dan kondusif khususnya dalam wilayah hukum Polres Wakatobi.
“Tolong sampaikan kepada masyarakat, kader, tokoh masyarakat, pemuda agar bersama-sama mengawasi proses pemilihan nanti agar tetap damai dan kondusif,” pesan Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno.
Sementara itu, Wa Ode Nurhayati Timses Pasangan Cagub nomor urut 3 (tiga) Rusda Mahmud-LM Sjafei Kahar, menilai deklarasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Wakatobi itu, merupakan peringatan tegas bagi semua komponen penyelenggara dan peserta pilkada agar menaati poin-poin dalam deklarasi itu.
“Kami dari TIM Rusda Mahmud dan Syafei Kahar menyampaikan penghargaan setingginya atas netralitas Polri dalam Pilkada”, tutup Wa Ode Nurhayati. (Man)






