SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Mantan Juru Kampanye (Jurkam) Paslon Hati pada Pilkada 2020, Tanimbar menilai sejumlah janji kampanye Haliana tidak terbukti.
Tanimbar menyebutkan, salah satu janji kampanye Haliana yang tidak terbukti adalah janji Program 1 Miliar per Desa, sebab itu Ia menilai Haliana telah membohongi Masyarakat.
“Ada satu kejadian dahsyat yang tidak kalahnya menakut dengan peristiwa Corona alias Covid-19 yakni janji 1 Miliar per Desa,” ungkap Tanimbar dihadapan masyarakat Binongko, Kamis (10/10).
Ia menyebut janji 1 Miliar per Desa merupakan janji yang dilontarkan Haliana, yang telah membohongi masyarakat.
“Janji itu sudah pecahkan rekor dunia. Dan, tidak ada saingannya di Pilkada mana pun,” kata Tanimbar disambut sorai sorak pendukung pasangan HARUM (Hamiruddin-Muhammad Ali).
Tak hanya itu, Tanimbar dalam orasi politiknya juga membeberkan janji politik Haliana lainnya, di antaranya akan membangun sekolah ‘one island one school’ di setiap pulau.
“Tentu saja bagi Dia janji ini mungkin saja akan diucapkan kembali. Bisa saja Dia akan menjanjikan akan membangun kampus, bukan lagi sekolah,” sentilnya.
Janji lainnya, sambungnya, yang diucapkan Haliana kala dirinya berkeliling berkampanye di masyarakat, yakni bakal memberikan sentuhan beras perbulan kepada para tokoh Sara/agama.
“Apakah ini terbukti? Tetapi yang paling dahsyat adalah janji 1 Miliar rupiah per Desa. Itu adalah pembohongan tingkat tinggi,” tegasnya. (MN)






