SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, meninjau Pasar Sentral Palakka dan Bone Trade Centre (BTC), Rabu (2/7). Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi pasar tradisional serta mencari solusi revitalisasi BTC yang kini sepi pengunjung pasca-pandemi.
Dalam kunjungannya di Pasar Sentral Palakka, Andi Akmal menyapa para pedagang, mengecek kebersihan pasar, tata letak kios, serta mendengar langsung keluhan mereka.
“Pasar tradisional adalah jantung ekonomi rakyat. Kita harus pastikan fasilitasnya nyaman dan mendukung agar usaha kecil tetap bertahan,”tegasnya.
Tak hanya Pasar Sentral, Wabup juga meninjau Bone Trade Centre (BTC) yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Bone di era 2000-an. Namun, pasca-Covid-19 dan pesatnya bisnis online, BTC kini sepi pengunjung.
“Persaingan dengan toko online memang berat, tapi bukan berarti tidak bisa dilawan. Pedagang harus lebih kreatif memanfaatkan media sosial untuk promosi,” ujar Andi Akmal.
Ia berjanji akan mendatangkan investor untuk menghidupkan kembali BTC, namun menegaskan bahwa regulasi kepemilikan mall harus diperjelas terlebih dahulu.
“Kita akan buat skema yang menarik bagi investor, tapi tetap melindungi kepentingan pedagang lokal,” tambahnya.
Dengan langkah ini, Wabup Andi Akmal berharap Pasar Sentral Palakka dan BTC bisa kembali menjadi pusat perekonomian yang hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat Bone.
Turut hadir dalam kunjungan ini Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Kepala Bapenda Bone, Plt Kepala Dinas Perdagangan, serta perwakilan Satpol PP.
Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan Pemkab Bone dalam memperbaiki sektor perdagangan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (WRD)






