SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir di Lingkungan Awassalo, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5).
Dalam kunjungan itu, Bupati mendengar langsung keluhan warga terkait meluapnya Sungai Panyula akibat pendangkalan yang semakin parah.
Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Bone, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tanete Riattang Timur, serta Camat Tanete Riattang, Andi Asman menyusuri kawasan terdampak sambil berdialog dengan masyarakat setempat.
Warga mengeluhkan kondisi sungai yang mengalami pendangkalan sehingga air mudah meluap ke permukiman setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Menanggapi hal itu, Bupati Bone langsung menginstruksikan langkah cepat kepada jajaran terkait.
“Saya minta Bu Sekda untuk melakukan pengerukan sungai di sini yang terjadi pendangkalan,” tegas Andi Asman Sulaiman di lokasi peninjauan.
Menurutnya, pengerukan sungai menjadi solusi mendesak guna memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir yang terus mengancam permukiman warga di bantaran Sungai Panyula.
Tak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Bone juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan, mengurangi abrasi, serta membantu menekan dampak banjir di masa mendatang.
Andi Asman menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen melakukan penanganan pascabanjir secara bertahap agar masyarakat kembali merasa aman dan nyaman.
“Kita ingin penanganan ini berjalan bertahap, mulai dari solusi cepat hingga langkah jangka panjang agar dampak banjir bisa diminimalisir,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bone dalam merespons cepat keluhan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi wilayah-wilayah rawan banjir. (WRD)






