Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 18 Nov 2025 13:45

PT Vale Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Keterbukaan Publik Terkait Banjir di Pomalaa


PT Vale Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Keterbukaan Publik Terkait Banjir di Pomalaa Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kolaka – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menegaskan kembali komitmennya terhadap tata kelola yang baik, keberlanjutan, serta keterbukaan informasi publik menyusul terjadinya banjir yang merendam sebagian persawahan di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, dan Desa Lamendai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Dalam pernyataan resminya, perusahaan menekankan bahwa kebebasan berpendapat dan peran pers merupakan bagian penting dari demokrasi selama dijalankan secara bertanggung jawab serta mematuhi hukum yang berlaku. PT Vale juga menyebut tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) menjadi dasar utama menuju keberlanjutan jangka panjang, didukung penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh lini operasi.

Meski proyek PT Vale di Pomalaa saat ini masih berada pada tahap konstruksi dan belum memasuki fase produksi, perusahaan menyatakan telah menerapkan langkah perlindungan lingkungan secara dini untuk meminimalkan potensi dampak. Pemantauan berkala terhadap kualitas udara dan air dilakukan bersama otoritas terkait untuk memastikan ekosistem tetap terjaga.

Terkait banjir yang terjadi di area persawahan warga, PT Vale menyampaikan rasa empati dan menegaskan bahwa kejadian tersebut sangat tidak diharapkan. Perusahaan menjelaskan bahwa curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah pocket pond meluap sehingga tidak mampu menampung volume air yang meningkat.

Baca juga :   Susunan Fraksi DPRD Kolaka Terbentuk

“Pemantauan rutin terus kami lakukan, termasuk pada titik-titik sampling di area operasional dan daerah tangkapan air menuju Sungai Oko-Oko, untuk memastikan tidak terjadi gangguan terhadap kualitas lingkungan,” demikian pernyataan perusahaan.

Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Huko-Huko, Kecamatan Pomalaa, kondisi yang sama juga terjadi akibat intensitas hujan tinggi. Tim lapangan PT Vale disebut telah melakukan sejumlah langkah perbaikan dan pengendalian guna mengantisipasi situasi tersebut serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Perusahaan juga membuka diri untuk bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta dinas terkait dalam pemantauan lapangan. Tim PT Vale kini melakukan pendataan terhadap potensi dampak pada lahan pertanian dan tambak masyarakat di sekitar aliran Sungai Huko-Huko.

PT Vale menegaskan komitmennya menjaga dialog terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media. Perusahaan berjanji akan terus menyampaikan informasi yang jelas, transparan, dan dapat diverifikasi terkait kinerja keberlanjutan serta implementasi AMDAL, RKL, dan RPL yang disusun melalui proses konsultasi publik.

PT. Vale menyambut masukan konstruktif dari berbagai pihak untuk memperkuat praktik keberlanjutan. (rls)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

PT Vale Gelar Pelatihan ACLS untuk Tenaga Medis

25 April 2026 - 15:37

Perkuat Strategi Keuangan Berkelanjutan, PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Senilai US$750 Juta

23 April 2026 - 20:45

USN Kolaka Gandeng PT Ceria, Perkuat Pendidikan Berbasis Industri

22 April 2026 - 14:25

Dukung Indonesia Bebas TBC 2030, PT Vale Gencarkan Sosialisasi PHBS

21 April 2026 - 14:55

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan

20 April 2026 - 20:54

Bantu Tekan Risiko Stunting di Bumi Mekongga, PT Vale Terima Penghargaan Khusus

20 April 2026 - 15:28

Trending di Berita Utama