SULTRAKITA.COM, Kolaka – PT Vale IGP Pomalaa kembali menggelar program Vale Goes to School di SMP Negeri 2 Baula, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Selasa (2/12/2025). Mengusung tema “Membentuk Generasi Muda, Membangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi agenda rutin perusahaan untuk mengedukasi siswa agar mencintai serta melestarikan lingkungan, sekaligus memahami pentingnya pemilahan sampah.
Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Christian, menjelaskan bahwa program ini menyasar sekolah-sekolah di wilayah pemberdayaan, meliputi Kecamatan Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Tanggetada. Fokus utamanya adalah menanamkan pemahaman lingkungan sejak dini serta mengenalkan budaya perusahaan dan memperkenalkan metode pengelolaan lingkungan yang dijalankan PT Vale.
“Kegiatan Vale Goes to School merupakan agenda rutin PT Vale IGP Pomalaa. Selain memperkenalkan budaya perusahaan dan pengelolaan lingkungan yang diterapkan PT Vale, kami juga ingin mengedukasi siswa agar melestarikan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Charles menegaskan bahwa pelibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sangat penting. Para siswa diharapkan menjadi pelopor penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan sekolah maupun rumah.
“Kami percaya edukasi sejak dini adalah fondasi penting. Pengelolaan sampah merupakan tantangan besar di dunia saat ini. Melalui program ini, kami berharap para siswa dapat konsisten menjaga kebersihan dengan menerapkan prinsip 3R,” tambahnya.

Senior Human Resources Business Partner Analisys PT Vale IGP Pomalaa, Ilda Mawarny menyebut, bahwa selain mengedukasi para siswa, pihaknya juga menyerahkan bantuan tong sampah terpilah organik dan anorganik, serta bibit pohon untuk mendukung penghijauan di lingkungan sekolah. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam upaya pelestarian lingkungan di wilayah pemberdayaan.
“Dengan pendekatan interaktif, para siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, mengenali sampah ekonomis yang dapat dijual kembali, serta memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan atau didaur ulang,” ujarnya.
Ilda menambahkan, pihaknya juga mengkampanyekan stop bullying dan pelecahan verbal. “kami memberikan pemahaman kepada para siswa terkait bullying dan pelecehan verbal untuk mencegah para siswa melakukan hal tersebut. Kami berharap dapat memutus mata rantai perlakuan bullying dan pelecehan verbal,” imbuhnya.
Sementara, Kepala SMPN 2 Baula Anjas Asmara mengapresiasi kegiatan Vale Goes to School yang dilaksanakan di sekolahnya. Menurutnya kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan mengedukasi para siswa untuk mencintai dan melestarikan lingkungan serta memahami cara memilah sampah yang baik dan benar.
“Kami sangat berterima kasih kunjungan dan perhatian dari sebuah perusahaan besar. Untuk diketahui, pada tahun 2010 PT Vale telah berkontribusi pada sekolah kami dengan membangun 2 ruang kelas belajar dan Alhamdulillah bangunan tersebut masih digunakan hingga sekarang ini,” kata Anjas.
Anjas berharap kontribusi dan perhatian yang diberikan PT Vale khususnya untuk bidang pendidikan tetap dijalankan karena telah dirasakan manfaatnya. (bak)






