SULTRAKITA.COM, BAUBAU — Dua pria berusia 22 tahun dan 27 tahun menjadi korban penikaman di depan gerbang Vila Nirwana, Jalan Dayanu Ikhsanuddin, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari Selasa (27/01) sekitar pukul 23.00 Wita.
Polres Baubau menyatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan karena korban belum mengetahui secara pasti identitas pelaku.
Keterangan itu disampaikan Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan. Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua korban bersama satu orang lain yang diduga pelaku minum minuman keras di Pantai Nirwana.
Kemudian berpindah lokasi dan kembali minum di depan gerbang Vila Nirwana. Setelah itu terjadi perkelahian yang berujung penikaman.
“Terkait informasi di depan Vila Nirwana, itu memang benar terjadi perkelahian, dengan korban ada dua orang, yang satu berusia 22 tahun dan yang satu berusia 27 tahun,” ungkapnya.
Rino menyebut lokasi kejadian berada di Jalan Dayanu Ikhsanuddin, Kelurahan Sula, Kecamatan Betoambari. Di titik itulah, lanjut dia, terjadi penikaman.
“Di situlah mereka minum bertiga. Setelah minum, mungkin ada kesalahpahaman—atau memang sudah direncanakan oleh pelaku—lalu terjadi penikaman di situ,” jelasnya.
Akibat peristiwa itu, korban berinisial S mengalami luka tusuk di punggung kiri, sementara korban berinisial N mengalami luka tusuk di bagian perut.
Usai kejadian, kedua korban disebut berupaya menyelamatkan diri dan segera menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sebelumnya di lokasi kejadian, aparat kewilayahan turut membantu proses awal. Bhabinkamtibmas Kelurahan Sula, Laode Agus turun memastikan korban mendapat pertolongan dan mendampingi hingga ke ruang perawatan.
Setelah mendapatkan penanganan medis, korban baru membuat laporan pada keesokan harinya.
“Setelah kejadian tersebut, mereka melarikan diri dan langsung ke rumah sakit. Keesokan harinya mereka langsung melapor ke kepolisian, yaitu Polres Baubau ,” kata Rino.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis identitas terduga pelaku maupun status penanganannya secara rinci, selain menyebut perkara masih dalam tahap penyelidikan.
Polisi juga belum menjelaskan apakah ada saksi lain di lokasi yang telah dimintai keterangan, maupun apakah terdapat barang bukti yang sudah diamankan.
Sementara korban masih menjalani perawatan medis. Aparat kewilayahan dan keluarga korban terus memantau kondisi keduanya, sembari menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa penikaman di sekitar Vila Nirwana agar menyampaikan keterangan kepada pihak berwenang untuk membantu mempercepat pengungkapan kasus. (FRM)






