SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengawal serapan gabah dan mewujudkan Kabupaten Bone sebagai Lumbung Pangan Nasional.
Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Siaga Swasembada Pangan yang digelar di Lapangan Merdeka Watampone, Rabu (23/4).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Direktur Polbantang, jajaran Forkopimda, Danyon C Pelopor, Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Lurah, Penyuluh Pertanian, serta Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menekankan apel siaga ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan serapan gabah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kolaborasi dan gotong royong kita sangat krusial, tidak hanya dalam menjaga ketahanan pangan, tetapi juga dalam mendukung seluruh program strategis pemerintah. Kita punya cita-cita besar: menjadikan Bone sebagai lumbung pangan nasional,” ungkapnya.
Andi Asman mengungkapkan, ada tiga komoditas yang akan menjadi fokus penguatan kedepannya, yaitu Padi, Jagung, dan Ternak.
Untuk itu, diperlukan penguatan dari hulu ke hilir, termasuk menghadirkan industri skala besar yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
“Pemerintah harus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini akan terus kita evaluasi agar tepat sasaran,” ujarnya.
Andi Asman juga menegaskan peran seluruh elemen pemerintah dan masyarakat sangat vital untuk mengawal serapan gabah dan mewujudkan swasembada pangan untuk kesejahteraan masyarakat dan petani.
“Kita harus bahu-membahu mengawal program negara, mulai dari masa tanam hingga panen. Penguatan di hulu dan fokus di hilir dengan industri besar adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Bone,” tutupnya.
Dengan semangat “Maberre”, langkah ini diharapkan mampu mengantarkan Kabupaten Bone sebagai salah satu penyangga pangan terkuat di Indonesia. (WRD)






