SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Mencetak generasi muda yang berintegritas dan siap memimpin, SMKN 9 Kolaka menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah, itu menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa, bukan hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga tangguhdalam kepemimpinan.
Kepala SMKN 9 Kolaka, La Ode Kowareono menjelaskan, LDK merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang harus dijalani setiap calon pemimpin muda di sekolah. Ia menilai, kemampuan memimpin
tidak lahir begitu saja, tetapi perlu dibangun melalui pembiasaan dan pengalaman langsung.

“Kepemimpinan adalah tentang tanggung jawab, empati, dan kemampuan bekerja sama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai tersebut agar siswa tidak hanya menjadi pengurus OSIS, tetapi juga pribadi yang siap menghadapi tantangan di luar sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa SMKN 9 Kolaka tidak hanya fokus pada penguasaan keahlian vokasi,
tetapi juga penguatan karakter.
“Program seperti LDK menjadi salah satu cara sekolah menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan
kecerdasan emosional siswa.
“Kegiatan yang mengusung tema Bersama-sama membangun dan meraih mimpi ini turut menghadirkan pemateri dari kepolisian dan guru pembina, dari unsur TNI untuk melatih kedisiplinan dan baris berbaris, serta dari BNN Kabupaten Kolaka sebagai upaya pencegahan dini bahaya narkoba kepada generasi bangsa yang nota Bene akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa kedepan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, para peserta diberikan pembekalan tentang komunikasi efektif, disiplin, serta etika kepemimpinan. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi.
“Mereka diajak untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan berani mengemukakan pendapat.
Suasana penuh semangat itu menunjukkan bahwa semangat kepemimpinan di kalangan pelajar SMKN 9 Kolaka mulai tumbuh kuat,” paparnya.
Ia berharap, setelah kegiatan ini, para pengurus OSIS dapat menjadi contoh dalam hal disiplin dan tanggung jawab, serta menjadi penggerak kegiatan positif di sekolah.
“Melalui kegiatan seperti ini, sekolah bukan hanya sebagai lembaga pendidikan kejuruan, tetapi juga
sebagai tempat tumbuhnya calon pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,”
tandasnya. (Ant)






