Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama ยท 7 Sep 2022 00:07

Hasto Ajak Mahasiswa Kuasai Teknologi dan Geopolitik


 Hasto Kristiyanto (kiri) dan Rektor USN Kolaka Nur Ihsan usai kuliah umum di Aula Hotel Sutanraja Kolaka, Rabu (7/9/2022) Perbesar

Hasto Kristiyanto (kiri) dan Rektor USN Kolaka Nur Ihsan usai kuliah umum di Aula Hotel Sutanraja Kolaka, Rabu (7/9/2022)

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Doktor geopolitik Universitas Pertahanan (Unhan) RI Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa Universitas Sembilanbelas November Kolaka menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan geopolitik. Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan kuliah umum dengan topik Diskursus Pemikiran Soekarno dan Relevansinya dengan Pertahanan Negara di Aula Hotel Sutanraja, Rabu (7/9/2022).

“Saya datang dalam kapasitas selaku akademisi, tidak ada urusan politik praktis. Yang ada politik kebangsaan, politik mencerdaskan kehidupan bangsa, yang ada adalah politik membangun patriot dan rasa cinta tanah air,” tegasnya.

Baca juga :  Pemprov-Putera Sampoerna Foundation Lakukan Pengembangan Program Kerjasama Bidang Pendidikan

Mahasiswa Kolaka, menurut Hasto harus mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, kedepannya mereka bisa menjadi tuan di rumah sendiri dengan berinovasi dengan riset dan membawa kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan bangsa dan negara.

“Tidak ada bangsa besar yang maju tanpa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contohnya Singapura, negara kecil namun karena mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi maju, negara mereka berkembang dengan pesat.

Selain mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi, Hasto mengajak mahasiswa untuk memahami geopolitik Soekarno.

“Geopolitik Soerkarno adalah suatu konstruksi pemikiran tentang bagaimana kita sadar atas kondisi geografis kita bahwa kita bukan bangsa benua tapi kita adalah bangsa maritim,” katanya.

Ia melanjutkan, geopolitik Soekarno mengajarkan kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Pada tahun 1965 Bung Karno mendapat gelar sebagai pendekar dan pembebas bangsa-bangsa Islam.

“Mengapa Sokerno dapat julukan demikian, karena spirit kemerdekaan Indonesia untuk dunia bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, itu ideologi geopolitik kita,” jelasnya.

Tercacat dalam sejarah, kemerdekaan Maroko, Aljazair, Tunisia dan sudan meraih kemerdekaannya berkat campur tangan Indonesia.

Baca juga :  2 Oknum Wartawan Peras SPBU di Butur

Bukan hanya itu Pakistan ketika melawan Inggris, Bung Karno mengirimkan kapal selam ke Pakistan untuk membantu perlawan terhadap Inggris.

Pemikiran geopolitik Soerkano sebenarnya didasarkan ideologi Pancasila. Karena Pancasila memilki idealisme untuk wujudkan suatu tata dunia baru.

“Karena itulah Pancasila juga menjadi jawaban atas sistem internasional yang anarkis, sistem yang menciptakan perang eropa, perang dunia pertama dan kedua yang membawa kesengsaraan umat manusia,” pungkasnya. (bak)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

Baca Lainnya

Pendapatan PT Vale Melonjak 27 Persen, Tembus AS$896 Juta hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 09:09

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Jembatani Alumni Berkarier di Bank BRI

29 Oktober 2026 - 13:57

FISIEPRENEUR USN Kolaka Dorong Mahasiswa Berwirausaha

28 Oktober 2026 - 18:01

Buka Akses Pasar, Vale Indonesia Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Morowali

28 Oktober 2026 - 16:53

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Trending di Berita Utama