SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh tim cerdas cermat SMP Islam Athirah Bone. Dengan semangat pantang menyerah, mereka berhasil meraih Juara III dalam Lomba Cerdas Cermat Se-Bosowasie yang berlangsung di RTH Sengkang, Selasa (25/11).
Sebuah kisah pencapaian yang terasa lebih manis mengingat perjalanan mereka menuju podium tidaklah mulus.
Tim yang terdiri dari Ahmad Huzein Djasman, Andi Yurika Amalia Latief, dan Nur Rahmi Langka ini harus mengakui keunggulan perwakilan tuan rumah Kabupaten Wajo dan Kabupaten Enrekang.
Namun, medali perunggu ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan ketangguhan mental mereka.
Perjuangan tim ini penuh drama. Ahmad Huzein Djasman, yang akrab disapa Huzein, mengaku timnya nyaris tumbang sebelum mencapai babak final. Namun terlepas dari semua kekurangan, dirinya tetap bersyukur bisa meraih peringkat III.
Menurutnya, salah satu tantangan terberat yang mereka hadapi adalah beberapa pertanyaan yang jawabannya dianggap ambigu, sehingga rawan memicu protes dari peserta.
“Alhamdulillah pendamping kami cukup jeli sehingga protes kami diterima, kami tadi bahkan nyaris tidak lolos dari penyisihan,” ungkap Ahmad.
Di balik kesuksesan ini, dukungan dari pendamping tim tak ternilai harganya. Erwin B, yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menyatakan rasa bangga dan puasnya.
“Alhamdulillah, tidak apa-apa, kami puas dengan raihan anak-anak. Insya Allah, hasil ini bisa menjadi pijakan evaluasi untuk meraih capaian yang lebih gemilang di masa depan,” ucapnya.
Diketahui, Lomba yang dihelat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo ini, diikuti perwakilan tim cerdas cermat dari kabupaten Bone, Soppeng, Wajo dan Kabupaten Enrekang. (WRD)






