SULTRAKITA.COM, Kolaka – Sebagai bagian dari penguatan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa kembali menggulirkan program kesehatan masyarakat berupa operasi katarak massal gratis. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2025 dan dibuka untuk seluruh warga Kabupaten Kolaka, tidak hanya terbatas pada komunitas sekitar wilayah operasi perusahaan.
Program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat penderita katarak yang selama ini terkendala biaya atau akses kesehatan.
Sr. Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Aditya Hafria Vanani mengungkapkan, hingga Kamis (13/11/2025), pihaknya telah menerima 29 calon pasien dari berbagai desa dan kecamatan. “Target kami adalah 50 orang. Namun, angka itu bisa berubah setelah proses screening medis, karena tidak semua kasus katarak dapat langsung dioperasi,” jelas Adiyta.
Menurutnya, proses pemeriksaan awal atau screening dilakukan untuk memastikan kondisi pasien aman menjalani tindakan operasi. Beberapa kondisi medis seperti tekanan darah tidak stabil, komplikasi tertentu, atau masalah kesehatan lain dapat membuat pasien ditunda operasinya. “Prinsipnya, layanan ini harus aman dan tepat sasaran. Jadi setiap calon peserta harus melewati tahap pengecekan lengkap oleh tenaga medis kami dan mitra rumah sakit,” jelasnya.

Sr. Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Aditya Hafria Vanani
Untuk mencapai target dan memastikan tidak ada warga yang luput dari informasi, PT Vale melakukan pola sosialisasi jemput bola. Vale bekerja sama dengan pemerintah desa, puskesmas, dan perangkat kecamatan untuk menyampaikan informasi langsung kepada warga, terutama mereka yang tidak aktif menggunakan media sosial.
“Kami turun langsung ke kecamatan dan desa agar informasi tidak hanya berhenti di masyarakat yang melek digital. Masih banyak warga yang tidak menggunakan media sosial, sehingga pendekatannya harus langsung,” katanya. Selain itu, publikasi juga dilakukan melalui berbagai kanal digital perusahaan, termasuk akun resmi Instagram PT Vale.
Aditya menjelaskan, operasi katarak massal merupakan salah satu dari sejumlah program sosial jangka panjang PT Vale di bidang kesehatan. Pada 2026 mendatang, beberapa inisiatif baru akan diperkenalkan, seperti program beasiswa pendidikan spesialis bagi tenaga kesehatan daerah, serta peningkatan kegiatan layanan kesehatan rutin di masyarakat.
“Kegiatan seperti ini akan berlanjut secara berkala. Kami sudah merancang program sosial yang digelar dua kali setiap bulan, termasuk layanan kesehatan preventif untuk menekan peningkatan angka penyakit tertentu,” ungkapnya.
Program ini juga mencakup bantuan medis, edukasi kesehatan masyarakat, dan dukungan ke fasilitas layanan dasar di wilayah operasi perusahaan.
Untuk diketahui PT Vale IGP Pomalaa telah melaksanakan kegiatan operasi katarak massal gratis pada Desember 2024 silam.
“Kami ingin kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen ESG itu bukan hanya konsep, tetapi harus hadir dalam bentuk program yang benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tambahnya.
Lebih lanjut Adiyta menjelaskan, calon peserta operasi katarak massal dapat mendaftar melalui kanal informasi pemerintah desa, puskesmas, ataupun menghubungi panitia melalui media sosial PT Vale. Panitia mengimbau warga yang mengalami gejala penglihatan kabur, berbayang, atau penurunan fungsi penglihatan akibat katarak untuk segera memanfaatkan layanan gratis ini.
“Kami sangat berharap partisipasi masyarakat bisa terus bertambah. Katarak adalah penyakit yang sebenarnya bisa ditangani, dan operasi gratis ini kesempatan bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Informasi detail mengenai jadwal, lokasi pemeriksaan awal, serta syarat dan ketentuan dapat dipantau melalui akun resmi media sosial PT Vale Indonesia maupun pemberitahuan dari pemerintah desa. (bak)






