Menu

Mode Gelap

Wakatobi · 4 Des 2024 23:50

Nakhoda KM Simba: Box Diturunkan Demi Kenyamanan Penumpang


Nakhoda KM Simba: Box Diturunkan Demi Kenyamanan Penumpang Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Polemik penurunan Box hasil laut dari kapal rute Wanci–Kendari yang dikaitkan dengan Pilkada akhirnya mendapat tanggapan Mualim, Anak Buah Kapal (ABK) dan agen pelayaran PT Aksar Saputra Lines dan PT Pelayaran Agil Pratama.

Menurut Mualim 1 KM Simba 01, Kaimudin menegaskan bahwa keputusan untuk menurunkan sebagian box hasil laut tidak ada kaitannya dengan Pilkada.

Langkah tersebut diambil semata-mata demi kenyamanan dan keselamatan penumpang, mengingat kapal KM Simba 01 telah mencapai over kapasitas penumpang dari Wanci yang akan menuju Kendari.

“Pada hari yang sama, kami menerima informasi dari agen di Wa Ode Buri bahwa jumlah penumpang di sana juga membludak. Untuk itu, sebagai mualim dan nakhoda KM Simba 01, saya bersama kru kapal mengambil tindakan untuk menolak sebagian muatan demi menghindari potensi bahaya di laut,” ungkapnya, Rabu (4/12).

Selain itu, keluhan dari penumpang terkait bau busuk yang ditimbulkan oleh box hasil laut juga menjadi alasan utama. Banyak penumpang merasa terganggu oleh bau tidak sedap tersebut, yang mengurangi kenyamanan perjalanan mereka.

Baca juga :   Jadwal Kapal Tertunda, Penumpang Cantika Lestari 8F Demo KSOP Kendari

“Ini bukan soal politik atau Pilkada, tapi tentang kenyamanan penumpang. Kami merespons keluhan yang ada dengan membatasi pengiriman box hasil laut. Kami tidak ingin ada ketidaknyamanan selama perjalanan,” tegas Kaimudin.

Sementara itu agen kapal pun memutuskan untuk membatasi pengiriman box hasil laut. “Kami mulai membatasi pemuatan box hasil laut agar kapal tidak penuh sesak. Tujuannya agar kenyamanan penumpang tetap terjaga,” kata Kaimudin.

Seorang ABK dari kapal KM Al Sudais 22, La Ode Safarudin juga memberikan pendapat serupa, menegaskan bahwa penurunan box tersebut demi kenyamanan penumpang. Ia pun meminta agar persoalan ini tidak dibawa ke ranah politik.

“Dengan keputusan ini, diharapkan penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman tanpa gangguan dari muatan yang berbau busuk,” singkatnya. (MN)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

PT Vale IGP Pomalaa Gelar Operasi Katarak Gratis Lanjutan

17 Januari 2026 - 12:47

Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut untuk Keberlanjutan: Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali

15 Januari 2026 - 20:38

RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Indonesia Tegaskan Kepastian Operasional dan Keberlanjutan Investasi

15 Januari 2026 - 14:40

Diduga Buruk dalam Pelayanan Publik, Marine Inspektur UPP Bungku Dilaporkan ke Kemenhub RI

9 Januari 2026 - 16:32

BPS Kolaka Nilai Pendampingan PPM PT Vale Tingkatkan Produktivitas Jagung Pakan

8 Januari 2026 - 20:16

Kelompok Tani Padaidi Binaan PT Vale Gelar Panen Jagung Pakan, Hasilnya Memuaskan

8 Januari 2026 - 16:37

Trending di Berita Utama