Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 17 Sep 2024 14:54

P5 SMP Islam Athirah Bone Usung Tema Robotik


P5 SMP Islam Athirah Bone Usung Tema Robotik Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kembali digelar SMP Islam Athirah Bone. Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun sebelumnya, kegiatan yang akan digelar selama Empat hari ini mengusung tema Robotik Sederhana.

Pembukaan P5 dimulai Selasa (17/9), diikuti seluruh peserta dari Kelas VII hingga kelas IX. Kegiatan diawali dengan mengikuti kelas klasikal yaitu perihal teknis dan rundown pelaksanaan kegiatan.

Setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok dan akan mendapatkan tugas robotik yang berbeda.

Kelas VII memiliki tugas membuat robotik menggunakan mesin dinamo yang mengandalkan energi terbarukan. Sedangkan itu untuk kelas VIII dan IX mendapat tugas membuat robotik sederhana yang menggunakan prinsip hukum pascal.

Pelaksanaan P5 dengan tema robotik ini dipandu oleh Mutiara Guru SMP Islam Athirah Bone. Alumnus Informatika UNM Makassar tersebut menggagas tema robotik, sebab cukup unik dan akan menjadi pengalaman baru bagi siswa.

“Insha Allah ini akan menarik karena merupakan pengalaman pertama anak-anak akan bergelut dengan dunia robotik,” ungkapnya, Selasa (17/9).

Baca juga :   BNN Bone Rehabilitasi 98 Pecandu Narkotika, 4 Orang Ikut Terapi Kejiwaan

Lebih lanjut, sosok yang akrab dengan dunia digital tersebut menjelaskan, tujuan mengangkat tema Robotik yaitu mengajak siswa untuk merancang dan membangun robot sederhana dengan memanfaatkan berbagai material yang mudah didapat dan alat-alat elektronik dasar.

“Siswa akan belajar tentang dasar-dasar robotika, pemrograman sederhana, dan cara mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam membangun robot yang dapat menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Misalnya, robot yang dapat melompat, berjalan, atau menghindar rintangan,” kata Mutiara.

Suasa P5 di SMP Islam Athirah Bone. (Foto:Ist)

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bone mengatakan, dari kegiatan P5 kali ini diharapkan para peserta didik mampu mengasah karakter positif yang dimiliki, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah dan mendorong kolaborasi dan kerja sama antar siswa.

“Hal lain yang diharapkan, agar para siswa dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap hasil kerja kelompok, mengenalkan siswa pada teknologi robotika dan aplikasi praktisnya, serta memupuk nilai-nilai pancasila seperti gotong royong, kreatif, dan kritis dalam memecahkan masalah,” pungkasnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

Baca Lainnya

Polisi Sebut Hanya Satu Pemilik Izin di Lokasi Tambang Desa Lampoko

25 Juli 2026 - 23:40

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Mahasiswa KKN USN Kolaka Siapkan Program Pengolahan Limbah Rajungan untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Lolibu

23 Juli 2026 - 21:15

Tempuh Jalur Hukum, Staf Laporkan Ketua DPRD Bone Terkait Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 21:35

Menuju Akreditasi Unggul, Pendidikan Akuntansi FKIP UHO Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

21 Juli 2026 - 12:38

Trending di Pendidikan