SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasioanal menggelar penanaman jagung serentak kuartal III di ahan perhutanan sosial, Rabu (10/7/25).
Jajaran pemerintah daerah bersama Forkopimda serentak turun ke ladang, menanam benih jagung sebagai bagian dari program strategis nasional.
Aksi ini bukan sekadar seremoni. Dipimpin oleh Asisten II Setda Kolaka, Ir. H. Abbas, MM, yang mewakili Bupati, kegiatan ini menjadi simbol komitmen kuat Kolaka dalam menyukseskan swasembada pangan salah satu pilar utama dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Ini adalah bukti kolaborasi nyata, bukan hanya kata-kata,” ujar Abbas di sela-sela kegiatan.
“Kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, seluruh elemen bangsa.” imbuhnya.
Gema semangat dari Kolaka ini ternyata terhubung langsung dengan komando dari pusat. Sebelum cangkul menyentuh tanah, para peserta menyaksikan arahan virtual dari tiga tokoh kunci: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni.
Sinergi lintas sektor ini mengirim pesan kuat bahwa ketahanan pangan adalah urusan bersama yang harus dikeroyok ramai-ramai.
Program ambisius ini tak main-main. Secara nasional, pemerintah menargetkan 1,7 juta hektare lahan perhutanan sosial di seluruh Indonesia ditanami jagung.
Jika berhasil, program ini diproyeksikan akan menghasilkan tambahan produksi jagung hingga 4 juta ton. Sebuah angka fantastis yang bisa menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi swasembada pangan pada tahun 2025. (bak)






