SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Komunitas Sastra (Komsas) FKIP Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali menggelar Pentas Arena Sastra Season VII dengan mengusung tema “Sastra dalam Lintas Budaya”. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dilaksanakan di halaman FKIP USN Kolaka pada Sabtu, 21 Juni 2025, dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tarian tradisional, tari Papua, drama, pembacaan puisi, serta musikalisasi puisi.
Dekan FKIP, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman di lingkungan kampus.

Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd saat menyampaikan apresiasi kepada Komsas di penghujung kegiatan
“Pementasan ini menjadi penanda bahwa USN Kolaka sangat menghargai toleransi dan keberagaman, di mana mahasiswa dari berbagai daerah dapat menunjukkan kesenian daerahnya, termasuk tadi kita melihat tarian Papua. Kami akan mengusulkan kepada Pimpinan agar kegiatan universitas yang memerlukan seremoni pembukaan agar anak-anak kita dari Komsas ini dapat dilibatkan, seperti penampilan tarian khas Papua, Tolaki, dan lainnya. Hal ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk kuliah di USN Kolaka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menyatakan rencana pengembangan kegiatan seni melalui kolaborasi eksternal dan pengadaan fasilitas pendukung. “Kami selaku pimpinan di fakultas akan terus mendukung Komsas melalui jejaring dengan pegiat seni di regional dan nasional, serta akan mengusulkan pengadaan fasilitas pendukung, seperti lighting, latar, property pementasan, dan lainnya,” ujarnya.

Para mahasiswa saat tampil
Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Kadirun, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa keberadaan Komsas menjadi wadah positif bagi mahasiswa.
“Kehadiran Komsas menjadi salah satu wadah untuk memediasi minat dan bakat mahasiswa USN Kolaka di bidang seni dan sastra. Ke depan kami akan menjalin kolaborasi dengan komunitas seni di Sulawesi Tenggara dan lembaga-lembaga seni di sekolah,” jelasnya.
Dosen pembina Komsas, Samsuddin, S.Pd., M.Hum., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal menuju penguatan ekosistem seni di FKIP USN Kolaka.
“Kegiatan ini adalah wujud konkret dari komitmen kami untuk terus menghidupkan atmosfer sastra dan seni di kampus. Melalui pentas ini, mahasiswa tidak hanya belajar menulis atau membaca karya sastra, tetapi juga mengaktualisasikannya di atas panggung. Kami sedang mempersiapkan pelaksanaan Mimbar Apresiasi Sastra setiap dua pekan ke depan yang akan mengangkat pertunjukan seperti musikalisasi puisi dan stand-up comedy dimana hal ini sudah dikomunikasikan bersama Bapak Dekan FKIP,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya ruang ekspresi yang berkelanjutan bagi mahasiswa agar bisa berkembang tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di tingkat regional bahkan nasional.
Salah satu mahasiswa yang turut terlibat, Alam Ikhsanul Amanah, menyatakan bahwa kegiatan ini memberinya ruang untuk berekspresi secara kreatif dan memperkuat solidaritas antarmahasiswa.
“Bergabung dengan Komsas dan tampil dalam pentas seperti ini sangat berarti bagi kami. Di sini kami belajar kerja sama, manajemen waktu, dan tentunya menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaan lokal. Ini bukan hanya pentas seni, tapi juga tempat kami tumbuh sebagai pribadi yang peka terhadap nilai-nilai budaya dan sosial,” ujar Alam.
Sebagai tindak lanjut, pihak fakultas dan pembina akan mengupayakan agar mahasiswa Komsas dapat mengikuti kompetisi di tingkat regional Sulawesi. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal menuju eksistensi seni kampus USN Kolaka di panggung yang lebih luas. (Man)






