SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone terus menggalakkan kesadaran menjaga lingkungan melalui sektor pendidikan. Senin (24/11), DLH Bone menggelar Workshop Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup yang menyasar sekolah-sekolah di Kabupaten Bone.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Bone tersebut diikuti para kepala sekolah, operator sekolah dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Bone.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya peduli lingkungan di lembaga pendidikan.
Kepala DLH Bone, Dray Vibrianto, menyampaikan bahwa penanaman kepedulian lingkungan sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah, sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik yang berbudaya lingkungan.
Menurutnya, melalui program Adiwiyata, seluruh pihak terkait di sekolah mulai dari guru, siswa hingga pengelola sekolah diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Bumi yang kita tinggali hari ini bukanlah warisan dsri nenek moyang kita tapi hak anak cucu kita untuk memiliki lingkungan sehat sehingga kewajiban kita Menghadirkan lingkungan yang lebih baik bagi mereka.
“Adiwiyata bukan sekedar penghargaan tapi untuk tujuan yang lebih mulia, sebuah gerakan peduli lingkungan, pendidikan karakter bagaiamana menyiapkan generasi kita untuk peduli terhadap lingkungan, ” jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dalam sambutannya menyampaikan ditengah banyaknya problematika lingkungan yang kita hadapi penanaman kepedulian lingkungan bagi peserta didik sebagai generaai penerus bangsa harus ditanamkan sedini mungkin.
“Lingkungan Sangat penting bagi masa depan kita, bagi anak cucu kita, olehnya itu penanaman rasa peduli lingkungan lebih dini dengan mengikutsertakan anak didik kita agar bagaiamana program ini benar-benar diterapkan kedepannya, Saya juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan workshop ini sebagai sarana pembelajaran” Pungkasnya.
Dengan adanya workshop ini, DLH Bone berharap sekolah-sekolah di daerah tersebut dapat semakin aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, dalam kegiatan ini
DLH l juga melakukan penandatanganan MOU antara kemenag Bone, Dinas Pendidikan tentang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (Adiwiyata). (WRD)






