SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Mengembangkan keterampilan berbahasa dan berkomunikasi para peserta, serta memperkenalkan pentingnya literasi dasar sejak usia dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka menggelar Lomba Bertutur bagi siswa-siswi SD/MI se-Kabupaten Kolaka digelar pada Kamis, 20 November 2025.
Dengan mengangkat tema “Mengenal Literasi Sejak Dini, dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Riska Kusuma Wardani.
Ia mengungkapkan, literasi adalah pondasi utama dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Literasi bukan hanya membaca dan menulis, tetapi juga mengolah dan memanfaatkan informasi secara kreatif. Literasi dasar ini harus diperkenalkan sejak dini, karena sangat relevan bagi perkembangan anak-anak kita,” jelasnya.

Hj. Andi Riska Kusuma Wardani juga mengimbau agar kebiasaan membaca bersama anak selama 15 menit di rumah atau sekolah dapat menjadi rutinitas yang memberikan manfaat besar.
“Keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar, dan semangat untuk berkembang adalah hal penting yang perlu ditumbuhkan pada anak-anak kita,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus mendukung setiap kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas literasi di kalangan pelajar.
Acara tersebut juga dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Wahidah yang mewakili Bupati Kolaka.
Hj. Andi Wahidah memperkenalkan ungkapan budaya Kolaka, yaitu “Sanggai-sanggai olutumu pekiki inesamba,” yang diharapkan bisa disosialisasikan di seluruh kalangan. “Saya membuka acara ini dengan salam agama, salam kebangsaan, dan salam budaya, agar semua elemen masyarakat Kolaka dapat menjaga dan meneruskan kearifan lokal ini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kompetisi bercerita secara lisan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali setahun, tetapi dapat terus dikembangkan, misalnya pada hari PGRI atau bulan bahasa. Kami juga berharap agar setiap Kepala Sekolah di Kabupaten Kolaka dapat mensosialisasikan kegiatan bertutur ini setiap hari Senin atau pada apel pagi di sekolah, tanpa perlu anggaran khusus, namun tetap berdampak positif pada peningkatan literasi siswa,” harapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka, Ir. H. Agus Andy, M.P., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan lomba ini.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun budaya literasi sejak dini. Kami berharap lomba bertutur ini dapat menjadi momentum bagi para siswa untuk lebih mengenal dan mencintai dunia literasi serta mampu mengasah kemampuan berkomunikasi secara lebih baik,” ungkapnya.
Ketua Panitia Lomba Bertutur, Asiza, S.Sos menyatakan, kegiatan ini bukan hanya tentang lomba, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan pentingnya literasi.
“Kami ingin mengajak siswa-siswi untuk lebih berani berbicara, berbagi cerita, dan memanfaatkan kemampuan berbahasa mereka dalam kehidupan sehari-hari. Literasi yang kuat akan mendukung perkembangan intelektual mereka ke depan,” ujarnya.
Lomba bertutur ini juga melibatkan para juri dari berbagai kalangan, antara lain akademisi Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Dr. Sarmadan, S.Pd., M.Pd., La Alu, S.Pd., M.Hum, serta praktisi dan pegiat literasi, Ibu Dr. Rizki Ayu Amaliah, S.Q., M.Pd. Mereka menilai kompetisi dengan penuh antusiasme, memberikan apresiasi kepada setiap peserta yang tampil percaya diri.
Tampil sebagai pemenang dalam lomba bertutur, yaitu Juara I Afiza Alya Rachman perwakilan dari SDN 4 Lamokato, Juara II Azizah Humaira perwakilan dari SDN 1 Laloeha, dan Juara III Khairunisa Azahra Randa perwakilan dari SDN 1 Lamokato. (Rls)






